Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 Mei 2025 | 01.42 WIB

Evakuasi Pendaki Asal Jember Tewas Terjatuh di Gunung Saeng Masih Berlangsung, Basarnas Tambah Personel

Proses evakuasi Fahrul, pendaki asal Jember yang tewas terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Saeng berlanjut. (Basarnas Surabaya)

JawaPos.com-Proses evakuasi terhadap Fahrul Hidayatullah (18), pendaki asal Jember yang jatuh ke jurang sedalam sekitar 150 meter di Gunung Saeng, Bondowoso, masih terus berlangsung hingga Minggu (4/5). Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Surabaya mengerahkan satu tim tambahan berisi lima personel untuk memperkuat upaya penyelamatan.

Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan, tim diberangkatkan pada Sabtu sore (3/5) untuk memperkuat operasi di lapangan. "Sabtu sore kemarin kami berangkatkan lima personel ke lokasi operasi SAR di Gunung Saeng," jelasnya, Minggu (4/5).

Tim tambahan itu mulai bergerak dari posko SAR menuju titik evakuasi pada Minggu pukul 06.00 WIB, dengan membawa perlengkapan mountaineering, alat komunikasi, dan navigasi. Mereka didampingi empat porter, satu anggota Satgas Gunung Saeng, dan dua relawan dari Siluman Rescue. Diperkirakan tim tiba di lokasi korban sekitar pukul 11.00 WIB.

Evakuasi dilakukan setelah korban ditemukan pada Jumat (2/5) melalui pemantauan thermal drone milik Basarnas. Fahrul sebelumnya dilaporkan terjatuh ke jurang saat hendak turun dari puncak bersama dua rekannya pada Kamis (1/4).

Saat melewati jalur menurun yang terjal dan licin, dia terpeleset dan hilang dari pandangan. Rekannya sempat mencari, namun tak berhasil menemukan dan langsung melapor ke petugas pos pendakian.

Koordinator Pos SAR Jember, Andi Irawan, menyampaikan bahwa proses evakuasi menemui banyak tantangan. Dua personel SAR gabungan mengalami cedera karena tertimpa batu saat mencoba menarik korban. Cuaca dan medan ekstrem juga memperparah situasi.

“Selepas pukul 12 siang biasanya mulai turun hujan dan kabut. Medan berbatu jadi sangat licin, dan ada potensi batu runtuh dari atas,” terangnya.

Korban ditemukan di dasar jurang dengan kondisi medan penuh bebatuan dan semak. Evakuasi dilakukan dengan sistem lifting atau penarikan vertikal, namun terhambat oleh banyaknya ranting dan batu di jalur evakuasi.

Hingga Minggu sore, proses evakuasi masih terus berlangsung di tengah kondisi medan dan cuaca yang menantang. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore