
Briket bonggol jagung karya tim mahasiswa vokasi Unesa Surabaya. (Unesa)
JawaPos.com – Bonggol jagung di Desa Wonorejo, Sambeng, Lamongan, kini tak lagi terbuang sia-sia menjadi sampah di lokasi pembuangan.
Mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengubah limbah yang sekilas tampak tak berguna itu menjadi arang briket ramah lingkungan.
Produk inovatif bernama Wowone itu punya sejumlah keunggulan. di antaranya bebas asap, tanpa bahan kimia, dan tahan bakar hingga satu jam.
Ketua tim, Muhammad Fahmi Assidiq, menyebut ide itu lahir dari keresahan melihat bonggol jagung yang berserakan saat musim hujan.
Lewat Program Ormawa Membangun Negeri (POMN) 2024, sepuluh mahasiswa yang tergabung dalam Tim Chaanakya mengolahnya menjadi briket yang mudah digunakan untuk memasak tanpa percikan api.
Produk Wowone kini sudah dipasarkan di Lamongan dan sekitarnya. Tim terus meningkatkan kapasitas produksi dan menyiapkan strategi promosi agar bisa menjangkau pasar yang lebih luas. “Kami ingin limbah jadi energi bermanfaat,” ujar Fahmi.
Tak hanya fokus pada produksi, tim juga aktif memberikan pelatihan kepada warga setempat agar mampu membuat dan memasarkan briket secara mandiri. Langkah itu sekaligus membuka peluang ekonomi baru di desa berbasis energi terbarukan.
Inovasi itu mengantarkan BEM Fakultas Vokasi Unesa meraih penghargaan Pelaksana Pengabdian Terbaik dari Direktorat Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi (APTV) Kemendikbudristek 2024.
Menurut pembina tim, Firman Yasa Utama, produk ini tergolong inovatif, berkelanjutan, dan berdampak nyata di masyarakat, khususnya dallam memberikan alternatif sumber pendapatan.
Tim Chaanakya beranggotakan sepuluh mahasiswa dari program studi D-4 Teknik Listrik, Manajemen Informatika, dan Tata Busana. Terdiri atas tujuh laki-laki dan tiga perempuan, mereka berkomitmen terus mengembangkan Wowone agar bisa menggerakkan ekonomi desa lewat energi bersih.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
