Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 April 2025 | 23.46 WIB

Disabilitas Melek Teknologi, PCU Buka Akses AI Lewat Workshop Inklusif

Rektor PCU, Prof. Djwantoro bersama Gunawan Tanuwidjaja (kanan) saat mendampingi peserta disabilitas dalam mempraktikkan penggunaan Envision AI. (PCU). - Image

Rektor PCU, Prof. Djwantoro bersama Gunawan Tanuwidjaja (kanan) saat mendampingi peserta disabilitas dalam mempraktikkan penggunaan Envision AI. (PCU).

JawaPos.com — Upaya memperluas akses teknologi bagi penyandang disabilitas terus digencarkan. Salah satunya dilakukan Petra Christian University (PCU) yang menggelar workshop bertema “Menuju Masa Depan yang Inklusif: Workshop Artificial Intelligence (AI) bagi Orang dengan Disabilitas untuk Pendidikan dan Pekerjaan”, Kamis (24/4).

Bertempat di Gedung Radius Prawiro, Kampus PCU, kegiatan ini mempertemukan sekitar 70 peserta yang terdiri dari mahasiswa lintas program studi, siswa Sekolah Luar Biasa (SLB), serta perwakilan dari sejumlah dinas dan lembaga terkait. Sebanyak 37 mahasiswa yang hadir merupakan peserta mata kuliah Disability Studies and Empowerment.

Workshop ini digelar di bawah koordinasi Departemen Mata Kuliah Umum PCU dan didukung oleh Perpustakaan PCU. Gunawan Tanuwidjaja, dosen pengampu mata kuliah tersebut, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk pembelajaran langsung sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap masyarakat disabilitas.

“Melalui workshop ini, para peserta dikenalkan pada teknologi kecerdasan buatan yang dapat membantu meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup mereka,” ujar Gunawan.

Peserta diajak mencoba berbagai aplikasi AI seperti Envision AI, yang memungkinkan tunanetra membaca teks dari buku, papan tulis, atau layar digital. Selain itu, peserta juga dilatih menggunakan ChatGPT untuk merangkai cerita secara interaktif.

“Banyak dari mereka yang belum pernah mengenal teknologi seperti ini sebelumnya. Workshop ini jadi ruang belajar baru yang lebih praktis dan memberdayakan,” tambahnya.

Komisioner Komisi Nasional Disabilitas (KND), Eka Prastama Widiyanto, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai workshop ini sebagai langkah penting untuk membuka peluang inklusi yang lebih luas, terutama dalam bidang pendidikan dan pekerjaan.

“AI bisa menjadi jembatan yang menyetarakan akses informasi dan kesempatan bagi penyandang disabilitas. Kami di KND sangat mendukung inisiatif semacam ini,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PCU, KND, sejumlah LSM, dan sekolah-sekolah disabilitas. Eka menyebut kerja sama ini sejalan dengan program literasi digital yang sedang dikembangkan KND bersama mitra internasional seperti BENETECH.

Lewat kegiatan ini, PCU mempertegas komitmennya untuk mendukung gerakan Surabaya sebagai kota inklusif—di mana teknologi bukan hanya hak bagi sebagian, tetapi bisa diakses oleh semua, termasuk penyandang disabilitas.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore