
Jan Hwa Diana menghadiri hearing Komisi D DPRD Kota Surabaya, Selasa (15/4). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com–Kasus dugaan penahanan ijazah UD Sentoso Seal yang belakangan ramai diperbincangkan terus berlanjut. Pemilik perusahaan, Jan Hwa Diana menghadiri hearing Komisi D DPRD Kota Surabaya, Selasa (15/4).
Dengar pendapat dipimpin Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Akmarawita Kadir. Hadir juga Kepala Disperinaker Achmad Zaini, perwakilan Disnakertrans Jatim, dan mantan karyawan yang melaporkan UD Sentoso Seal, Nila Handiarti.
Adu argumen antara Diana dan Nila mewarnai hearing. Ditanyai beberapa kali oleh Komisi D, Diana mengatakan bahwa dirinya tak menahan ijazah, seperti yang dituduhkan mantan karyawannya, Nila.
"Saya tidak merasa menahan (ijazah), kalau memang resign baik-baik dari perusahaan, harusnya ada surat resign, kalau memang nggak ada itu semua, berarti kan indikasinya apa? Mohon dipikirkan lagi," tutur Diana.
Menurut dia, kalau ada seseorang yang merasa terpaksa dan tidak nyaman bekerja di sebuah perusahaan, orang tersebut memiliki pilihan untuk keluar dan mencari pekerjaan di tempat lain yang sesuai.
Begitu pula dengan para karyawan yang bekerja di perusahaan miliknya. "Jangan malah menghina-hina perusahaan. Semua cerita itu memiliki dua sisi. Saya ini patuh dan taat pada hukum yang berlaku," imbuh dia.
Diana menuturkan bila ada karyawan yang memiliki bukti bahwa perusahaan miliknya melanggar aturan, mereka dipersilakan melaporkan ke Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja atau polisi.
"Begini ya, kalau memang ada yang merasa tidak puas kan sudah ada jalurnya, Disnaker nanti menilai dari bukti-buktinya. Mereka kan bisa maju ke kepolisian dengan bukti-bukti yang cukup," seru Diana.
Sementara itu, mantan karyawan UD Sentoso Seal, Nila Hardianti mengklaim bahwa ijazahnya ditahan perusahaan tersebut. Dia juga mengatakan memiliki bukti bahwa pernah bekerja di sana.
"Saya izin bahwa saya pernah berfoto dengan Ibu Diana dan Pak Hendy. Saya di sana bekerja admin," tutur Nila.
Warga asal Pare, Kediri itu mengatakan bahwa dia hanya ingin ijazah SMA-nya kembali. "Ibu saya perjuangannya sangat luar biasa. Saat SMA, kami sempat kesulitan ekonomi dan hampir putus sekolah," tukas Nila.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
