Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 April 2025 | 06.19 WIB

Wisata Budaya Gresik Sepi Pengunjung Lebaran 2025

BERKIBAR: Ultrasmania membentangkan bendera suporter di Pantai Delegan. - Image

BERKIBAR: Ultrasmania membentangkan bendera suporter di Pantai Delegan.

JawaPos.com–Meski banyak ditinggal mudik oleh para perantau, aktivitas di Kota Pudak cenderung tidak pernah sepi saat momen Lebaran. Seperti Lebaran tahun ini, sejumlah tempat wisata masih ramai dikunjungi.

Meski tak seramai tahun-tahun sebelumnya, wisata alam hingga budaya jadi favorit di tengah momen lebaran. Pantai Pasir Putih Delegan di Kecamatan Panceng, misalnya. Setiap lebaran, pantai tersebut tak pernah sepi. Biasanya pengunjungnya adalah warga luar kota yang sedang berlebaran di tempat saudara di Gresik.

Pantauan Jawa Pos, kunjungan di Pantai Delegan tahun ini tak seramai Lebaran sebelumnya. Jika biasanya pantai sampai berdesak-desakan saking banyaknya pengunjung, tahun ini masih terlihat tempat-tempat yang lenggang.

Padahal banyak yang bisa dinikmati di pantai utara Gresik ini. Mulai bermain pasir, pantai dengan ombak yang tidak besar, banana boat, naik perahu nelayan, hingga ikan laut asap.

Sadrina Pramesti, seorang pengunjung, mengatakan bahwa dirinya bersama keluarga tidak mudik tahun ini. Di tengah menikmati momen Lebaran, mereka memilih menyempatkan berlibur ke Delegan.

“Ke sini untuk minum degan sama beli ikan asap saja sambil menikmati suasana,” ucap warga Kebomas itu.

Menurunnya pengunjung pun dikonfirmasi pengelola pantai. Ketua Panitia Wisata Lebaran Pantai Delegan Aris Hamdi Gatot mengatakan bahwa pengunjung mulai memadati Pantai Delegan sejak Selasa (1/4) sore.

“Iya, mereka habis Lebaran dari saudara mampir ke sini,” ucap Aris.

Dalam sehari, pihaknya mencatat ada sekitar 2-3 ribu pengunjung yang datang. Jumlah itu cukup menurun, sebab pada Lebaran sebelum-sebelumnya per hari bisa mencapai 7-8 ribu pengunjung. Kebanyakan berasal dari luar kota.

“Kalau penyebabnya apa, kurang tahu. Malah kemarin di h+1 tidak sempat prediksi, ternyata mulai didatangi,” ujar Aris.

Wisata Keliling Naik Dokar pun mulai sepi. Tidak hanya wisata alam, wisata budaya pun turut mengalami penurunan pengunjung. Setiap lebaran, sejumlah jalan di Kota Pudak selalu ramai dilalui dokar yang membawa pengunjung. Mulai rute Alun-alun - Jalan Veteran hingga rute Alun-alun - kawasan Bandar Grissee.

Namun berbeda dengan lebaran tahun ini. Terlihat hanya beberapa dokar yang melintas di jalan. Dokar lainnya banyak yang mangkal di sepanjang Alun-alun. Para kusir pun terlihat bersantai di atas dokar masing-masing.

“Sebetulnya sejak h+1 sudah di sini. Ada penumpangnya juga, tapi tidak ramai,” ucap Gandi, seorang kusir.

Dokar-dokar tersebut berasal dari wisata Sunan Giri. Karena saat lebaran di Makam Sunan Giri sepi, mereka berpindah ke Alun-alun untuk mendapatkan penumpang yang ingin berwisata tradisi. Totalnya ada 66 dokar kemarin.

Pria asal Kebomas itu menyebut bahwa tahun ini dalam sehari maksimal bisa dapat 5 penumpang. Itu pun kalau untung. Padahal dulunya sehari bisa di atas 10 penumpang. “Dua tahun terakhir mulai menurun,” ujar Gandi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore