
BERKIBAR: Ultrasmania membentangkan bendera suporter di Pantai Delegan.
JawaPos.com–Meski banyak ditinggal mudik oleh para perantau, aktivitas di Kota Pudak cenderung tidak pernah sepi saat momen Lebaran. Seperti Lebaran tahun ini, sejumlah tempat wisata masih ramai dikunjungi.
Meski tak seramai tahun-tahun sebelumnya, wisata alam hingga budaya jadi favorit di tengah momen lebaran. Pantai Pasir Putih Delegan di Kecamatan Panceng, misalnya. Setiap lebaran, pantai tersebut tak pernah sepi. Biasanya pengunjungnya adalah warga luar kota yang sedang berlebaran di tempat saudara di Gresik.
Pantauan Jawa Pos, kunjungan di Pantai Delegan tahun ini tak seramai Lebaran sebelumnya. Jika biasanya pantai sampai berdesak-desakan saking banyaknya pengunjung, tahun ini masih terlihat tempat-tempat yang lenggang.
Padahal banyak yang bisa dinikmati di pantai utara Gresik ini. Mulai bermain pasir, pantai dengan ombak yang tidak besar, banana boat, naik perahu nelayan, hingga ikan laut asap.
Sadrina Pramesti, seorang pengunjung, mengatakan bahwa dirinya bersama keluarga tidak mudik tahun ini. Di tengah menikmati momen Lebaran, mereka memilih menyempatkan berlibur ke Delegan.
“Ke sini untuk minum degan sama beli ikan asap saja sambil menikmati suasana,” ucap warga Kebomas itu.
Menurunnya pengunjung pun dikonfirmasi pengelola pantai. Ketua Panitia Wisata Lebaran Pantai Delegan Aris Hamdi Gatot mengatakan bahwa pengunjung mulai memadati Pantai Delegan sejak Selasa (1/4) sore.
“Iya, mereka habis Lebaran dari saudara mampir ke sini,” ucap Aris.
Dalam sehari, pihaknya mencatat ada sekitar 2-3 ribu pengunjung yang datang. Jumlah itu cukup menurun, sebab pada Lebaran sebelum-sebelumnya per hari bisa mencapai 7-8 ribu pengunjung. Kebanyakan berasal dari luar kota.
“Kalau penyebabnya apa, kurang tahu. Malah kemarin di h+1 tidak sempat prediksi, ternyata mulai didatangi,” ujar Aris.
Wisata Keliling Naik Dokar pun mulai sepi. Tidak hanya wisata alam, wisata budaya pun turut mengalami penurunan pengunjung. Setiap lebaran, sejumlah jalan di Kota Pudak selalu ramai dilalui dokar yang membawa pengunjung. Mulai rute Alun-alun - Jalan Veteran hingga rute Alun-alun - kawasan Bandar Grissee.
Namun berbeda dengan lebaran tahun ini. Terlihat hanya beberapa dokar yang melintas di jalan. Dokar lainnya banyak yang mangkal di sepanjang Alun-alun. Para kusir pun terlihat bersantai di atas dokar masing-masing.
“Sebetulnya sejak h+1 sudah di sini. Ada penumpangnya juga, tapi tidak ramai,” ucap Gandi, seorang kusir.
Dokar-dokar tersebut berasal dari wisata Sunan Giri. Karena saat lebaran di Makam Sunan Giri sepi, mereka berpindah ke Alun-alun untuk mendapatkan penumpang yang ingin berwisata tradisi. Totalnya ada 66 dokar kemarin.
Pria asal Kebomas itu menyebut bahwa tahun ini dalam sehari maksimal bisa dapat 5 penumpang. Itu pun kalau untung. Padahal dulunya sehari bisa di atas 10 penumpang. “Dua tahun terakhir mulai menurun,” ujar Gandi.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
