Ilustrasi makam di Surabaya. (Dokumentasi Jawa Pos)
JawaPos.com - Banjir bukan satu-satunya masalah yang dihadapi Surabaya. Warga kini menghadapi dilema baru lantaran hampir semua Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kota Pahlawan mengalami krisis lahan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto menuturkan bahwa jumlah penduduk yang terus bertambah dan tidak diiringi dengan perluasan lahan makam menjadi salah satu pemicu krisis.
"Jumlah penduduk terus bertambah, sementara lahan makam masih tetap sama. Ini menjadi kendala utama dalam pemenuhan kebutuhan pemakaman di Surabaya," tutur Dedik di Surabaya, Selasa (25/3).
Alhasil, program makam tumpang pun menjadi solusi darurat untuk mengatasi lahan makam di Surabaya yang semakin terbatas. Artinya, lebih dari satu jenazah dikebumikan dalam satu liang lahat.
"Harapannya, selain meminta pengembang perumahan menyediakan area pemakaman, program makam tumpang dari pemkot ini menjadi solusi dan diterima masyarakat," jelasnya.
Lebih lanjut, Dedik menuturkan bahwa pihaknya sedang melakukan kajian terkait kemungkinan subsidi biaya pemakaman di makam kampung. Pemkot ingin warga dapat memakamkan keluarganya di lingkungan terdekat.
"Jadi tidak harus dimakamkan ke makam milik pemerintah kota, tapi di makam kampung, dengan kita bisa bantu subsidi untuk biaya pemakaman di makam kampung tadi. Tapi ini masih rencana," terang Dedik.
Saat ini, Pemkot Surabaya memiliki 13 Tempat Pemakaman Umum dan 1 Krematorium di Keputih. Sementara makam kampung yang dikelola oleh masyarakat berjumlah 336 makam.
Meski begitu, banyak warga yang tetap memilih TPU pemerintah. Ini karena UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD, mengharuskan biaya pemakaman di makam yang dikelola pemerintah daerah menjadi gratis.
"Sejak 1 Januari 2024, pemakaman di makam Pemkot Surabaya digratiskan, sehingga banyak warga yang beralih ke sana," imbuh Dedik.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
