
Lokasi Lumpur Lapindo, Porong, Sidoarjo. (Dokumentasi Jawa Pos)
JawaPos.com–Ahli geologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Amien Widodo menanggapi kabar berhentinya semburan Lumpur Lapindo di Kabupaten Sidoarjo. Kabar itu beredar luas di media sosial.
Prof Amien menuturkan, jika gas yang ada di bawah permukaan telah habis, mungkin saja semburan Lumpur Lapindo yang telah berlangsung hampir 20 tahun itu berhenti.
”Lumpur bisa naik ke atas karena ada tekanan gas. Jika gasnya habis, lumpur tidak akan terdorong lagi,” terangnya dikutip dari Radar Jember, Jawa Pos Group pada Kamis (20/3).
Ahli geologi ITS ini belum bisa memastikan apakah kabar berhentinya semburan Lumpur Lapindo ini pertanda baik atau buruk. Diperlukan analisis mendalam untuk mengetahui kondisi di bawah permukaan.
”Mudah-mudahan ini pertanda baik, karena di awal-awal dulu (2006) ada gas besar di bawahnya, dan sekarang mungkin sudah mulai menipis,” imbuh guru besar di Departemen Teknik Geofisika ITS.
Sebelumnya, kabar mengenai berhentinya semburan Lumpur Lapindo di Kelurahan Siring, Kecamatan Porong, Sidoarjo, belakangan ramai diperbincangkan di media sosial, memicu berbagai spekulasi masyarakat.
Namun, kabar ini langsung ditepis warga setempat, seperti Sastro. Tak lama setelah mengetahui kabar semburan Lumpur Lapindo berhenti, warga Desa Jatirejo, Porong itu langsung bergegas ke lokasi.
”Saya penasaran dan mengecek ke tanggul penahan lumpur. Namun, nyatanya semburan masih ada, walau yang terlihat sekarang hanya asap putih yang keluar,” ujar laki-laki berusia 42 tahun tersebut.
Meskipun tidak lagi memuntahkan lumpur secara signifikan, Sastro menuturkan di lokasi tanggul, terutama di titik 21 dan titik 25, semburan Lumpur Lapindo itu masih terjadi hingga menghasilkan kepulan asap putih.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
