Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Maret 2025 | 06.11 WIB

Tak Punya Lahan 5 Hektare, Begini Rencana Pemkot Surabaya untuk Sekolah Rakyat

Ilustrasi pelajar di Kota Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Ilustrasi pelajar di Kota Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com–Program Sekolah Rakyat (SR) untuk menyediakan pendidikan gratis bagi anak-anak keluarga miskin dan miskin ekstrem, direspons positif Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Namun, ada tantangan yang dihadapi Pemkot Surabaya dalam mengimplementasi Sekolah Rakyat. Yakni tidak adanya lahan seluas 5 hektare sebagaimana instruksi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

”Sesuai ketentuan dari pemerintah provinsi, setiap sekolah memerlukan lahan minimal 5 hektare. Tetapi di Surabaya itu tidak ada lahan 5 hektar. Itu sudah kita sampaikan ke provinsi,” tutur Eri, Senin (17/3).

Meski tak memiliki lahan lima hektare untuk Sekolah Rakyat, Wali Kota Eri mengklaim bahwa pendidikan di Surabaya, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK sederajat sudah sepenuhnya gratis.

”Alhamdulillah Surabaya itu sudah Sekolah Rakyat. SD-SMP sudah gratis (dari Pemkot Surabaya), SMA/SMK sederajat sudah gratis semua dari Bu Khofifah (Pemprov Jatim),” imbuh Eri Cahyadi.

Di samping berkonsultasi dengan pemerintah provinsi dan pusat terkait Sekolah Rakyat, Eri Cahyadi juga menginstruksikan Dinas Sosial (Dinsos) untuk mendata jumlah kelompok rentan yang akan menjadi sasaran program.

Terpisah, Kepala Dinsos Kota Surabaya Anna Fajriatin mengungkapkan, sedang melakukan pendataan keluarga rentan ekonomi dari Desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

”Kami akan mencocokkan data ini dengan Dinas Pendidikan untuk mengetahui anak-anak yang masuk dalam kategori usia SD, SMP, dan seterusnya. Kami juga akan mengevaluasi Sekolah Bibit Unggul di UPTD Kalijudan,” tutur Anna.

Anna menegaskan, Dinsos Surabaya siap menjalankan Sekolah Rakyat sesuai arahan pemerintah pusat, tetapi akan menyesuaikan dengan instruksi Wali Kota Eri Cahyadi agar lebih relevan bagi Surabaya.

”Kami sudah berdiskusi dengan Menteri Sosial terkait teknis pelaksanaan Sekolah Rakyat ini. Salah satu aspek yang akan diperkuat adalah penguatan nilai-nilai kebangsaan dan Pancasila,” ucap Anna.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore