Terdakwa Ivan Sugiamto (kanan) saat mengakui perintahkan siswa SMAK Gloria menggonggong. (Istimewa)
JawaPos.com-Ivan Sugiamto mengakui bahwa dirinya memerintahkan EC, seorang siswa SMAK Gloria 2 Surabaya, untuk bersujud dan menggonggong dalam insiden yang terjadi pada 21 Oktober 2024. Pengakuan itu disampaikan Ivan saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jalan Arjuno, Surabaya, Selasa (12/3).
Ivan yang berstatus sebagai terdakwa itu menjelaskan bahwa tindakannya tersebut dilakukan sebagai bentuk pembelajaran bagi EC. Ia mengklaim bahwa anaknya, EM, telah menjadi korban perundungan (bullying) oleh EC dan beberapa siswa lainnya, di mana EM disebut sebagai "anjing pudel".
"Anak saya dihina seperti anjing pudel. Sebagai orang tua, saya tidak terima," seru Ivan di hadapan majelis hakim pada persidangan tersebut. "Saya ingin EC merasakan bagaimana rasanya diperlakukan seperti itu," lanjutnya.
Dalam persidangan itu, Ivan menghadirkan saksi yang meringankannya, yaitu Dave Emanuel yang merupakan kawannya. Dave mengaku berada di lokasi saat kejadian berlangsung dan membenarkan bahwa Ivan secara langsung memerintahkan EC untuk menggonggong.
Dave menjelaskan bahwa kehadirannya saat itu bertujuan untuk menemui EM. Namun, ia juga menyaksikan langsung tindakan Ivan terhadap EC.
Selain itu, Dave mengungkapkan bahwa pihak sekolah sempat memfasilitasi mediasi antara Ivan dan orang tua EC. Menurutnya, permasalahan tersebut sempat diselesaikan secara kekeluargaan melalui pertemuan yang difasilitasi sekolah. "Dalam mediasi di sekolah, sudah ada penyelesaian secara kekeluargaan dan damai," ungkap Dave.
Sidang atas kasus dugaan persekusi tersebut masih akan berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi lainnya dalam waktu dekat. (*)

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
