
Arus lalu lintas di Jembatan Rolak, Gunung Sari, Surabaya, Minggu (9/3). Pemkot Surabaya akan membangun rumah pompa di Ketintang dan Karah. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com-Masalah genangan air masih menjadi tantangan di beberapa wilayah Surabaya, terutama saat hujan deras mengguyur kota. Kawasan Karah dan Ketintang menjadi dua titik yang sering terdampak, menyebabkan ketidaknyamanan bagi warga dan berpotensi merusak infrastruktur jalan.
Menyikapi hal itu, Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) berencana membangun rumah pompa di kedua lokasi tersebut.
Rudi (45), warga Ketintang, mengungkapkan bahwa genangan sering terjadi setelah hujan lebat. “Kadang air butuh waktu lama untuk surut. Pengendara sering nekat menerobos, sehingga airnya terciprat ke pejalan kaki,” keluhnya.
Khodijah (50), warga Karah, juga berharap agar proyek ini segera direalisasikan. "Memang nggak sampai banjir besar, tapi kalau ada rumah pompa, setidaknya genangan bisa lebih cepat surut," ujarnya.
Kepala DSDABM Surabaya Syamsul Hariadi, menjelaskan bahwa rumah pompa akan dibangun di atas saluran air di dua lokasi berbeda. "Untuk di Ketintang, rumah pompa akan ditempatkan di depan Rumah Makan Mang Kabayan, sedangkan di Karah, lokasinya berada di tepi sungai dekat kantor Jawa Pos," terangnya kepada JawaPos.com di Surabaya.
Pemkot telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 5 miliar untuk masing-masing rumah pompa, sehingga total dana yang dialokasikan mencapai Rp 10 miliar. Anggaran tersebut mencakup pembangunan struktur bangunan, pemasangan pompa, serta sistem pengaliran air menuju saluran utama.
Mengenai kapasitas pompa yang akan digunakan, Syamsul menyebut bahwa perhitungannya masih dalam tahap finalisasi. Namun, berdasarkan kondisi saluran yang ada, pompa diperkirakan mampu mengalirkan air dengan kapasitas maksimal hingga 3 meter kubik per detik. Dengan adanya sistem ini, diharapkan genangan dapat dikurangi lebih cepat saat hujan turun.
Proyek ini dijadwalkan mulai dikerjakan tahun ini setelah seluruh tahap perencanaan selesai. Pemerintah optimistis bahwa keberadaan rumah pompa ini akan membantu mengatasi genangan yang selama ini menjadi keluhan warga. "Kami berkomitmen untuk segera merealisasikan proyek ini agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat," tutur Syamsul. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
