JawaPos.com – Universitas Kristen Petra (UK Petra) secara resmi memperkenalkan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) melalui acara Grand Launching yang berlangsung pada Jumat (8/3) di Auditorium Gedung Q, Kampus UK Petra, Surabaya.
Meskipun telah mulai beroperasi sejak akhir tahun lalu, peresmian ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan kesiapan FKG UK Petra dalam mencetak dokter gigi profesional dengan dukungan teknologi canggih. Salah satu fasilitas unggulan yang diperkenalkan adalah intraoral scanner, alat pemindai digital yang memungkinkan pencetakan struktur gigi dengan hasil yang lebih cepat dan presisi tinggi. Teknologi ini dikombinasikan dengan 3D printer untuk menciptakan model gigi yang akurat.
Selain itu, mahasiswa juga akan memanfaatkan dental microscope dalam pembelajaran, membantu mereka meningkatkan ketelitian saat melakukan berbagai prosedur perawatan gigi. “Kami ingin lulusan kami tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan klinis yang unggul serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di bidang kedokteran gigi,” ujar Ketua Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi UK Petra, Vania Ewitrawati.
FKG UK Petra turut mengintegrasikan sistem Computer-Aided Design/Computer-Aided Manufacturing (CAD/CAM) dalam kurikulumnya. Teknologi ini memungkinkan mahasiswa merancang dan memproduksi prostetik gigi secara digital, meningkatkan efisiensi serta akurasi dalam perawatan pasien. Selain itu, pembelajaran juga didukung oleh teknologi Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), Big Data, dan Artificial Intelligence (AI) guna memberikan pengalaman pendidikan yang lebih interaktif dan modern.
“Fakultas ini dirancang dengan pendekatan inovatif agar mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih optimal. Dengan kombinasi kurikulum yang kuat dan fasilitas modern, kami berharap bisa mencetak dokter gigi yang siap menghadapi tantangan industri kesehatan di masa depan,” tambah Vania.
Sebagai fakultas yang baru berdiri, jumlah mahasiswa yang diterima masih dibatasi. Untuk tahun ajaran pertama, hanya tersedia 25 kuota guna memastikan setiap mahasiswa mendapatkan bimbingan intensif dari para pengajar. Program Sarjana Kedokteran Gigi mencakup 51 mata kuliah, sementara program Profesi Dokter Gigi memiliki 14 mata kuliah, semuanya dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang ilmu kedokteran gigi serta keterampilan klinis yang dibutuhkan.
Grand Launching ini juga diisi dengan seminar nasional bersertifikasi dari Kementerian Kesehatan RI, yang mengusung tema “Patient First: Personalized Care, Exceptional Outcomes”. Seminar ini membahas perkembangan terkini dalam dunia kedokteran gigi serta strategi pelayanan terbaik bagi pasien.
Selain seminar, UK Petra turut menggelar mini workshop interaktif bertajuk Discover Dentistry: A Hands-On Workshop. Dalam sesi ini, peserta berkesempatan mencoba langsung berbagai prosedur kedokteran gigi, termasuk teknik penambalan gigi dan pencetakan model gigi menggunakan alat berteknologi tinggi.
“Lewat workshop ini, peserta bisa merasakan pengalaman langsung melakukan prosedur kedokteran gigi dengan alat dan bahan yang sesungguhnya. Ini juga membantu mengasah keterampilan motorik halus mereka dalam mengoordinasikan gerakan tangan dan mata dengan baik,” jelas Vania.
Dengan kehadiran Fakultas Kedokteran Gigi ini, UK Petra berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan layanan kesehatan gigi di Indonesia, seiring dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.