
Petugas dan warga mengevakuasi Rian Dwi Laksmana, sopir mobil pikap yang tabrak lari di Sidoarjo. (Jawa Pos)
JawaPos.com – Aksi ugal-ugalan dilakukan Rian Dwi Laksmana, pemuda asal Dusun Nangger, Desa Regenan, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, pada Kamis (6/3) malam. Saat mengendarai pikap miliknya, dia terlibat insiden tabrak lari di sejumlah lokasi di sepanjang jalan mulai Raya Waru, Sidoarjo, hingga Jalan Bypass Mojokerto.
Sedikitnya, enam mobil dan motor serta pejalan kaki dia tabrak di lima titik tabrak lari. Tujuh orang jadi korban brutalnya aksi Rian, satu di antaranya meninggal dunia. Aksinya berakhir setelah pikap yang dikemudikannya beradu banteng dengan pikap lain di Jalan Bypass Mojokerto.
Pemuda 25 tahun itu mengalami patah kaki. Setelah sempat dievakuasi ke RS Sido Waras, Bangsal, dia dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk menjalani perawatan. Tak hanya itu, dia juga bakal menjalani serangkaian pemeriksaan.
”Untuk mengetahui motif pelaku. Sekaligus mendalami apakah pelaku berkendara dalam pengaruh alkohol/narkoba atau tidak,” kata Kasatlantas Polresta Sidoarjo AKP Jodi Indrawan kemarin (7/3).
Insiden itu berawal saat Rian memacu pikap bernopol F 8250 HS miliknya dari kawasan Juanda ke arah Gedangan dengan kecepatan tinggi. Saat di Jalan Raya Juanda, dia menabrak motor di depannya yang dikendarai Suparni (dalam perkembangannya perempuan ini meninggal dunia).
Bukannya berhenti, Rian malah terus melaju. Dia kembali terlibat insiden di Jalan Mandala, Gedangan. Tak cukup sekali, tapi langsung dua kali tabrakan. Yang pertama menabrak satu motor, berikutnya menabrak satu motor dan satu pejalan kaki. Tiga orang jadi korban. Mereka adalah Dara Aulia, 24; Yuliana, 46; dan Siti Hartini, 65.
Seusai tiga kali insiden itu, Rian masih enggan berhenti. Dia tetap melaju dengan kencang. Saat di Jalan Letjen Sutoyo, pikapnya menabrak motor yang dikendarai Sunari, 43. Pria itu juga terluka.
Rian sepertinya sudah mati rasa. Meski sudah berkali-kali tabrakan, dia terus melajukan pikapnya menyusuri Jalan Raya Taman, Krian, Balongbendo, Tarik, hingga masuk wilayah Mojokerto.
Aksi bak film action yang dilakoninya berakhir setelah pikapnya beradu moncong dengan pikap L300 nopol L 8707 AI yang disopiri Achmad Lutfi, 29, asal Desa Kepadangan, Tulangan, Sidoarjo.
Sebelum itu, Rian memang melaju ugal-ugalan. Menyalip truk dari sebelah kiri, lalu banting setir ke kanan hingga menabrak median jalan. ”Kemudian, pikap masuk ke jalur lawan dan terlibat tabrakan,” kata Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Ridho Rinaldo Harahap.
Sementara itu, Dimas Angga Winadi, warga Juanda yang mengejar Rian hingga di Bypass Mojokerto, membenarkan bahwa laju sopir maut itu membahayakan. ”Mungkin dia takut dimassa, jadi kabur,” ujar Dimas.
Di bagian lain, duka menyelimuti keluarga Suparni di Perumahan Royal Juanda Residence kemarin (7/3). Ibu empat anak itu menjadi satu-satunya korban meninggal dalam insiden maut tersebut. Nyawanya tidak terselamatkan meski sempat dirawat di rumah sakit.
Berdasar informasi, saat kejadian, perempuan 53 tahun itu dalam perjalanan ke Waru. ”Mau menjemput anak kedua pulang kerja,” kata Heri Setyabudi, adik iparnya, kepada Jawa Pos.
Suparni berangkat dari rumah pukul 20.00 WIB. Namun, sampai satu setengah jam berselang, ternyata belum sampai ke tempat tujuan. ”Keluarga awalnya tidak tahu. Kebetulan tidak membawa kartu identitas dan HP,” ungkapnya.
Lantaran merasa janggal, sang anak akhirnya meminjam motor satpam untuk pulang. Keluarga akhirnya tahu kalau ada yang janggal. Mereka berpencar mencari. Hingga meminjam motor tetangga. ”Nggak tahu kalau ada tabrak lari yang ramai di medsos. Bingung nyari semua,” jelasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
