Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Mei 2023 | 18.48 WIB

Ditambah 15 Persen, Kuota Calon Jemaah Haji Cadangan Surabaya Menjadi 392 Jemaah

KE TANAH SUCI: Sejumlah CJH bersiap terbang ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji beberapa waktu lalu. Kemenag Surabaya menambah CJH cadangan 15 persen. - Image

KE TANAH SUCI: Sejumlah CJH bersiap terbang ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji beberapa waktu lalu. Kemenag Surabaya menambah CJH cadangan 15 persen.

JawaPos.com – Kuota calon jemaah haji (CJH) cadangan Surabaya bertambah sekitar 161 kursi. Kini totalnya mencapai 392 jemaah. Itu sesuai dengan kebijakan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) yang menambah kuota CJH 15 persen.

Kepala Kemenag Surabaya Pardi menjelaskan, tambahan CJH cadangan diambil berdasar nomor urut berikutnya. Itu diketahui berdasar data sistem informasi dan komputerisasi haji terpadu (siskohat).

”CJH yang berada di bawah porsi reguler otomatis naik,” jelas Pardi Minggu (7/5). CJH cadangan yang berhak melunasi biaya haji dapat dicek melalui aplikasi Haji Pintar.

Dalam aplikasi itu sudah dicantumkan data by name by address. Meski demikian, Kemenag Surabaya tetap akan mengirimkan surat pemberitahuan kepada setiap jemaah.

”Besok (hari ini, Red) kami sudah bergerak untuk mengirim surat pemberitahuan,” jelas Pardi.

Porsi CJH reguler Surabaya 2023 sebanyak 2.615 orang. Adapun data cadangan awal mencapai 231 orang. Nah, dengan tambahan sekitar 161 orang, jumlah CJH cadangan mencapai 392 jemaah.

Sejauh ini CJH Surabaya yang sudah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (bipih) sekitar 79,78 persen atau 2.270 orang. Mereka terdiri atas CJH reguler dan kuota cadangan awal. Ditjen PHU Kemenag membuka perpanjangan waktu pelunasan biaya haji hingga Jumat depan (12/5).

Menurut Pardi, perpanjangan waktu pelunasan itu akan berdampak pada persiapan. Misalnya, pengadaan fasilitas tambahan untuk jemaah. Termasuk di antaranya koper buat CJH.

Kemenag kembali berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya. Itu terkait dengan kesiapan petugas puskesmas dalam memberikan vaksin meningitis kepada CJH yang masuk porsi tambahan.

’’Secara otomatis harus buka layanan suntik meningitis. Karena vaksin ini wajib bagi jemaah haji,” jelas Pardi.

Persiapan lainnya, jemaah harus meng-update paspor dan bio visa yang dimiliki. Pardi mengimbau CJH porsi cadangan untuk bergerak cepat mengurus paspor. Yang paspornya kedaluwarsa harus di-update kembali. Selain itu, juga mengurus bio visa yang berbasis sidik jari para jemaah.

Pardi menyatakan, sejauh ini masih ada CJH reguler yang belum tuntas mengurus bio visa. Dari 2.615 jemaah reguler, ada sekitar dua ribuan yang sudah tuntas. Nah, jumlah itu harus ditambah lagi 161 CJH cadangan tambahan.

”Paspor dan bio visa harus dipastikan lagi. Dengan demikian, keberangkatan jemaah haji benar-benar terjamin,” tutur pejabat kelahiran Tuban itu. (mar/c6/aph)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore