
Wawali Surabaya Armuji kunjungi tempat latihan tinju milik PW Afandy di Jalan Seruni.
JawaPos.com–Setelah dideklarasikan Maret, Asosiasi Petinju Indonesia (API) Jawa Timur bergerak cepat untuk membangkitkan tinju di Provinsi Jawa Timur. Terkhusus, di Kota Pahlawan.
Surabaya dulu dikenal dengan gudangnya atlet tinju berbakat. PW Afandy, mantan petinju era 80-an yang juga tokoh tertua Komisi Tinju Indonesia (KTI) segera mendukung kebangkitan dunia tinju. Dengan dimulainya pertandingan tinju profesional tingkat Jawa Timur dalam waktu dekat.
”Rencananya, dalam waktu dekat ini digelar pertandingan Sabuk Emas Pangdam V Brawijaya Tingkat Jawa Timur. Ini permintaan Panglima,” ujar PW Afandy, Senin (1/5).
PW Afandy menilai, untuk membangkitkan tinju di Jawa Timur harus ada pertandingan dan kejuaraan. Nah, dari pertandingan tersebut, lanjut pria yang bisa disapa Phan Wei Fan itu, bakal muncul bibit-bibit petinju.
”Jadi harus ada pertandingan, sehingga mereka (para petinju) mau latihan,” tandas Wei Fan yang didampingi Penasihat API Stefanus Budi Juwono.
Selain merangsang bibit-bibit petinju berbakat, Wei Fan berharap jika sasana tinju yang dulu ada di Jawa Timur juga terkerek bangkit.
”Jadi, pertandingan ini dimaksimalkan, agar nanti muncul bibit-bibit baru dan muncul sasana-sasana baru,” jelas Wei Fan.
Dia menilai, saat ini, sasana tinju sudah gulung tikar semua. Kantor Wei Fan di Jalan Seruni, Surabaya, dijadikan tempat awal untuk membangkitkan tinju di Jawa Timur.
Menurut dia, Surabaya memiliki potensi atlet tinju yang luar biasa. Dia mencontohkan legenda tinju Jawa Timur seperti Andrian Kaspari dan Yani Malhendo.
Setelah pertandingan Sabuk Emas Pangdam V Brawijaya, Wei Fan sudah merancang program-program event tinju lain melalui API.
”Sabuk emas Pangdam ini untuk yang pertama. Berikutnya mungkin dari Wali Kota Surabaya atau Bu Gubernur Jawa Timur, nanti kita mengadakan event-event,” tambah Wei Fan.
Selain menggelar event tinju profesional, Wei Fan juga menyiapkan fasilitas-fasilitas. Termasuk merekrut pelatih-pelatih senior seperti Yani Malhendo.
”Jadi skill petinju ini dari teknik kecepatan, kekuatan pukulan, akan kita bentuk. Staminanya juga. Kita lagi fokuskan untuk membangkitkan tinju di Jawa Timur,” jelas Stefanus Budi Juwono.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyatakan, Pemkot Surabaya siap mendukung bangkitnya tinju di Surabaya.
”Kami siap support, dulu yang namanya Jawa Timur, khususnya Surabaya dan Malang, ini kan pusat atlet tinju nasional, bahkan Asia,” ujar Cak Ji, panggilan akrab Armuji.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
