
Ilustrasi perceraian. Dok JawaPos
JawaPos.com - SA tidak suka dengan cara suaminya, AR, dalam mendidik anak semata wayangnya. AR dianggap terlalu keras dalam mendidik. Namun, AR justru marah saat ditegur istrinya.
Pria 32 tahun itu mengumpat SA dengan kata-kata kasar. SA yang sudah tidak tahan dengan perilaku AR memutuskan untuk menggugat cerai suaminya di Pengadilan Agama (PA) Surabaya.
”Suami mempunyai watak keras dan temperamen yang berdampak pada cara mendidik anak yang keras,” ujar SA dalam gugatannya.
Perempuan 27 tahun itu sudah kerap mengingatkan suaminya agar mengubah sikap mendidik anak dengan lebih lembut. Namun, AR justru emosional dan memarahinya.
”Selalu mencaci maki saya dengan menyebut nama-nama hewan. Saya merasa tertekan dan ketakutan sehingga memutuskan untuk menggugat cerai,” ungkap SA.
Sementara itu, AR dalam jawaban terhadap gugatan cerai istrinya membantah bersikap kasar kepada anak dan istrinya. Dia memiliki alasan mendidik anaknya secara keras.
”Saya mendidik anak dengan tegas dan penuh kedisiplinan agar kelak anak kami menjadi tangguh dan penuh tanggung jawab,” jelas AR.
Humas Pengadilan Agama Surabaya Tamat Zaifudin menyatakan, perselisihan secara terus-menerus dan materi menjadi penyebab perceraian yang paling banyak. Pihaknya sebagai hakim selalu berusaha memediasi pasangan sebelum memulai sidang dengan harapan keduanya membatalkan rencana untuk bercerai.
”Kalau tetap masih ingin berpisah, baru kami lanjutkan ke persidangan,” tuturnya. (gas/c14/eko)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
