
Mega (kiri) dan dua korban penipuan arisan dan investasi bodong yang merugi hingga ratusan juta rupiah. (Juliana Christy/Jawa Pos)
JawaPos.com–Kasus dugaan penipuan berkedok investasi dan arisan kembali mencuat di Surabaya. Lebih dari 90 orang menjadi korban dalam skema ini, dengan total kerugian yang mencapai lebih dari Rp 800 juta.
Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) telah menerima laporan dari tiga korban yang mewakili peserta lain. Sebagian besar korban merupakan rekan kerja pelaku di salah satu pusat perbelanjaan ternama di Surabaya.
Terduga pelaku, NH, 34, diduga menjalankan modus ini untuk membantu suaminya mencapai target penjualan di perusahaan finansial tempatnya bekerja. NH sendiri bekerja sebagai sales promotion girl (SPG) di sebuah mal di Surabaya, yang memudahkannya dalam membangun kepercayaan di antara rekan-rekannya.
Mega Oki, 30, salah satu korban yang tinggal di kawasan Benowo, Surabaya, menjelaskan bahwa skema ini menawarkan keuntungan hingga 17 persen dari modal yang disetorkan. Persentase keuntungan bisa bertambah jika target bisnis suami pelaku tercapai.
”Kami percaya karena dia teman kerja dan dikenal baik. Dia memberikan penjelasan detail tentang bisnis suaminya dan keuntungan yang bisa kami peroleh,” ujar Mega saat ditemui di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim, Selasa (18/2).
NH menjalankan dua sistem sekaligus, yakni investasi dan arisan. Arisan yang dikelolanya memiliki berbagai kloter dengan sistem pembayaran yang berbeda ada yang dibayar bulanan, mingguan, hingga setiap dua minggu sekali. Pola ini membuat korban sulit melacak ke mana aliran dana tersebut mengalir, sehingga pelaku lebih leluasa menjalankan aksinya.
Kecurigaan mulai muncul pada 2024 ketika beberapa peserta arisan merasa janggal karena pembayaran yang dijanjikan tak kunjung diterima. Ketika korban mencoba menghubungi NH, mereka tidak mendapatkan respons. Upaya mencari keberadaan pelaku pun menemui jalan buntu setelah diketahui bahwa rumah yang diklaim sebagai tempat tinggalnya hanyalah rumah kontrakan, sementara rumah sesuai alamat KTP sudah dijual.
Beberapa korban yang mencoba menghubungi NH melalui media sosial pun justru diblokir. Upaya mediasi dengan keluarganya tidak membuahkan hasil, karena mereka enggan bertanggung jawab atas tindakan NH.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
