
Ilustrasi kampus ITS. (Humas ITS)
JawaPos.com – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali mencatatkan namanya sebagai salah satu perguruan tinggi dengan tingkat persaingan ketat di Indonesia.
Dari sekian banyak program studi (prodi), Kedokteran serta Teknik Informatika dan Teknologi menjadi jurusan dengan tingkat kesulitan tertinggi dalam seleksi masuk.
Kepala Subdirektorat Admisi ITS Nani Kurniati menjelaskan, tingkat keketatan dihitung berdasarkan jumlah pendaftar yang melamar dibandingkan dengan daya tampung yang tersedia.
Pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Teknik Informatika tercatat memiliki tingkat ketetatan sebesar 4 persen pada 2024.
"Teknik Informatika telah konsisten memiliki tingkat ketetatan di angka 4 persen selama lima tahun terakhir. Tahun ini misalnya, ada 1.431 pendaftar, sementara hanya 60 kursi yang tersedia," ungkap Nani di Surabaya, Rabu (5/1).
Namun, prodi Kedokteran ternyata memiliki tingkat ketetatan yang lebih tinggi. Dengan hanya 10 kursi yang tersedia, prodi Kedokteran pada SNBP 2024 menerima 294 pendaftar, sehingga tingkat ketetatan prodi ini tercatat lebih tinggi dibandingkan Teknik Informatika, yakni 3 persen.
Selain Kedokteran dan Teknik Informatika, prodi lain yang juga mencatatkan tingkat ketetatan tinggi di ITS adalah Sistem Informasi (5 persen) dan Teknik Industri (6 persen).
SNBP mengikuti ketentuan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), yang diselenggarakan melalui Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).
Nani menjelaskan bahwa penilaian pada SNBP tidak hanya mengandalkan nilai rapor, tetapi juga mempertimbangkan prestasi akademik dan non-akademik.
“Penilaian SNBP mengedepankan nilai rapor sebagai indikator utama, ditambah dengan prestasi lainnya serta faktor-faktor tambahan seperti indeks sekolah,” jelas Nani.
Untuk memberikan akses lebih terbuka mengenai daya tampung dan tingkat ketetatan, ITS kini telah menyediakan informasi melalui portal admission.its.ac.id dan situs resmi SNPMB.
"Data mengenai ketetatan tidak kami tampilkan dalam angka, tetapi dalam kategori kualitatif seperti rendah, sedang, dan tinggi," tambah Nani.
Dengan tingginya persaingan, calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di ITS, terutama pada program studi favorit seperti Kedokteran dan Teknik Informatika, perlu persiapan yang matang.
"Untuk masuk ke ITS memang tidak mudah, persiapkan diri dengan baik, dan jangan lupa berdoa," pesan Nani.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
