Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 April 2023 | 18.58 WIB

Stabilitas Stok Jadi Kendala Realisasi Distribusi Cadangan Pangan di Jatim

Pedagang beras di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Jumat  (10/12/2022). Pemprov DKI Jakarta mengakui ada kenaikan harga sejumlah pangan di Ibu Kota menjelang hari Natal dan tahun baru 2023. kenaikan harga tersebut disebabkan jumlah permintaan yang tinggi. F - Image

Pedagang beras di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Jumat (10/12/2022). Pemprov DKI Jakarta mengakui ada kenaikan harga sejumlah pangan di Ibu Kota menjelang hari Natal dan tahun baru 2023. kenaikan harga tersebut disebabkan jumlah permintaan yang tinggi. F

JawaPos.com – Pemerintah menargetkan distribusi cadangan pangan pemerintah (CPP) tuntas sebelum Lebaran. Hingga Minggu, realisasi penyaluran bantuan 10 kilogram beras per bulan itu mencapai 50 persen.

Di lapangan, persoalan ketersediaan stok beras di sejumlah daerah masih jadi kendala. Meski demikian, pelaksana program optimistis distribusi bantuan itu bisa selesai tepat waktu.

Sejak digulirkan pada Kamis (6/4) lalu, total 3.425.142 keluarga penerima manfaat (KPM) di Jatim bakal memperoleh bantuan beras untuk periode Maret–Mei. Total beras yang terdistribusi mencapai 102.754, 26 ton.

Executive Vice President Regional V PT Pos Indonesia Dino Ariyadi menyatakan bahwa penyaluran dilakukan di kantor desa/kelurahan. Secara umum, proses distribusi sudah berjalan lancar. ’’Yang terkadang menjadi kendala adalah stok beras,” kata Dino.

Menurut dia, stok beras untuk keluarga penerima manfaat (KPM) di beberapa daerah sempat habis. Sementara itu, pasokan terlambat datang. Salah satunya, persoalan itu terjadi di Madura.

’’Penyaluran baru bisa dilakukan jika stoknya ada. Karena itu, kami terus berkoordinasi dengan Bulog,” kata Dino.

Selain itu, di lapangan tidak semua KPM sudah mengambil bantuan tersebut. Mereka tidak datang ke kantor desa/kelurahan. Ada sejumlah penyebab. Di antaranya, KPM yang berpindah alamat atau meninggal.

Dino menyatakan bahwa KPM yang meninggal akan diganti. Mekanismenya diatur kelurahan. Syarat penerima juga didasarkan akan seleksi dari kelurahan/desa. ’’Ada verifikasi untuk nama penerima yang baru,’’ katanya.

Menurut Dino, penyaluran beras ditargetkan rampung sebelum Lebaran. PT Pos berharap proses tersebut tuntas lebih cepat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menambah petugas penyaluran.

Sementara itu, Gubernur Khofifah Indar Parawansa berharap bantuan tersebut bisa membantu persediaan stok pangan masyarakat, terutama untuk kebutuhan selama Lebaran. ’’Kalau stok pangan aman, masyarakat juga tenang,” kata Khofifah.

Dia menegaskan bahwa penerima bantuan sudah ditentukan. Dasarnya adalah data dari Kemensos. Mereka merupakan KPM program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan nontunai (BPNT). (hen/c12/ris)

DISTRIBUSI BANTUAN CADANGAN PANGAN PEMERINTAH (CPP) DI JATIM

Jumlah Penerima: 3.425.142 keluarga penerima manfaat (KPM)

Realisasi: Hingga pekan ke-2 April mencapai 50 persen dari total KPM penerima

Teknis Program: Setiap KPM mendapat bantuan 10 kilogram beras per bulan. Dengan sistem rapel per 3 bulan

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore