Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Januari 2025 | 06.44 WIB

Kemenag: Bukan Sekedar Ikut Berhaji, Petugas Harus Sigap Layani Jamaah Haji!

Dokumentasi Petugas Haji Daerah saat melayani jamaah di Asrama Haji Embarkasi Surabaya. (Humas Kanwil Kemenag Jatim) - Image

Dokumentasi Petugas Haji Daerah saat melayani jamaah di Asrama Haji Embarkasi Surabaya. (Humas Kanwil Kemenag Jatim)

 
JawaPos.com - Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama, Muchlis Muhammad Hanafi mengungkapkan tugas dari petugas haji daerah (PHD) 1446 H/2025 H, yang saat ini sedang dilakukan proses rekrutmen.
 
"Saya tekankan dari sekarang, yang dipasang itu bukan hanya untuk berhaji. Niatkan terlebih dahulu untuk melayani jamaah. Insya Allah niat berikutnya akan kesampaian," ujarnya di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Kamis (23/1).
 
Niat melayani jamaah sebagai motivasi utama mendaftar petugas haji daerah merupakan suatu hal yang penting. Sebab, tantangan besar akan mereka hadapi. Khususnya dalam konteks haji ramah lansia dan difabel.
 
 
 
"Melayani jamaah, terutama yang lansia dan difabel, memerlukan jiwa melayani yang tulus dan kompetensi tinggi. Medannya cukup berat, karena meski biaya haji turun, standar pelayanan harus tetap meningkat," imbuhnya.
 
Seperti diketahui, Kementerian Agama RI sudah menetapkan rerata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2025 sebesar Rp 89,4 Juta per jamaah. Biaya ini mengalami penurunan dibanding tahun lalu, Rp 93,4 juta per jamaah.
 
Dari BPIH Rp 89,4 Juta, yang menjadi tanggungan jamaah atau Bipih adalah Rp 55,4 juta per orang. Sisanya sebesar Rp 33,97 juta per jamaah ditanggung oleh hasil investasi dana haji oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
 
Meskipun terjadi penurunan biaya penyelenggaraan ibadah haji. Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag, Muchlis Muhammad Hanafi mengungkapkan pemerintah terus berupaya menjaga kualitas pelayanan.
 
"Hotel yang dipilih, misalnya, harus sesuai dengan anggaran yang ada. Jaraknya tidak lebih dari 4,5 kilometer dari Masjidil Haram. Namun, untuk jemaah lansia dan difabel, jarak tersebut tetap menjadi tantangan besar," tandas Hanafi.
 
Di sinilah pentingnya kesigapan petugas dalam mendampingi mereka. Oleh karena itu, Kemenag membutuhkan Petugas Haji Daerah yang kompeten dan tulus melayani para jamaah. Terutama lansia dan difabel. 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore