Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Januari 2025 | 00.54 WIB

Gebrakan Pariwisata Surabaya 2024: Kota Lama, Tunnel KBS, hingga Pesona Laser Air Mancur

Arus lalu lintas di kawasan Kota Lama Surabaya. (Juliana Christy/JawaPos.com)

 
 
JawaPos.com-Sepanjang 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melakukan berbagai pembenahan, termasuk di sektor pariwisata. Sejumlah destinasi baru dan revitalisasi kawasan menjadi bukti keseriusan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam mempercantik Kota Pahlawan dan meningkatkan daya tariknya bagi wisatawan.
 
 
Di awal 2024, Pemkot Surabaya memulai penataan kawasan Kota Lama, khususnya di bagian Zona Arab. Salah satu langkah signifikan adalah memindahkan Rumah Potong Hewan (RPH) Babi Pegirian yang berada di kawasan wisata religi Ampel. Lokasi tersebut kini disulap menjadi Sentra Wisata Kuliner (SWK) Serambi Ampel, pusat kuliner yang memanjakan wisatawan di kawasan tersebut.
 
“Serambi Ampel menjadi langkah awal penataan Kota Lama, yang akan terkoneksi dengan kawasan wisata religi Ampel,” ujar Wali Kota Eri di Surabaya, Senin (30/12). 
 
Selanjutnya, penataan berlanjut ke Zona Eropa, yang meliputi Jembatan Merah, Jalan Rajawali, dan sekitarnya. Kawasan ini dipercantik dengan pengecatan gedung, pemasangan ornamen, monumen mobil Jenderal A.W.S. Mallaby, hingga stand UMKM. Grand Launching kawasan Kota Lama Zona Eropa berlangsung pada 3 Juni 2024, sebagai simbol revitalisasi kawasan bersejarah ini.
 
“Wisata Kota Lama bukan sekadar destinasi, tetapi juga pengingat nilai-nilai sejarah yang harus dijaga. Seperti yang dikatakan Bung Karno, ‘Jas Merah’—Jangan Sekali-sekali Melupakan Sejarah,” ungkap Eri.
 
Pemkot Surabaya juga menghidupkan kembali kawasan eks THR-TRS yang lama terbengkalai. Dengan luas 2,7 hektar, kawasan ini diubah menjadi Surabaya Expo Center (SBEC), pusat hiburan yang kini menjadi tempat konser, pameran, dan acara berskala besar.
 
“Adanya SBEC adalah bukti kreativitas anak muda Surabaya yang luar biasa. Tempat ini dirancang untuk mendukung seni budaya lokal seperti ludruk hingga musik modern,” kata Eri.
 
Menjelang akhir 2024, Pemkot Surabaya menyelesaikan pembangunan terowongan penghubung antara Terminal Joyoboyo Intermoda (TIJ) dan Kebun Binatang Surabaya (KBS). Terowongan sepanjang 172 meter ini dirancang untuk mempermudah akses wisatawan ke KBS.
 
“Tunnel TIJ-KBS adalah bagian dari visi Surabaya sebagai kota dunia yang maju, humanis, dan berkelanjutan. Selain mempermudah akses, tunnel ini juga dilengkapi video mapping bertema satwa yang menarik,” jelas politikus PDIPP itu.
 
Di pengujung tahun, Pemkot Surabaya meresmikan Pesona Laser Air Mancur di Jembatan Suroboyo. Pertunjukan ini memadukan seni, teknologi, dan budaya lokal dengan tampilan video mapping di atas air mancur.
 
Pertunjukan laser ini akan diadakan setiap hari, dengan jadwal khusus di akhir pekan untuk menarik lebih banyak wisatawan. Selain itu, Pemkot menggandeng pelaku UMKM dengan mengenakan voucher kuliner bagi pengunjung.
 
“Pertunjukan Pesona Laser Air Mancur ini tak kalah dengan yang ada di Pulau Sentosa, Singapura. Selain menghibur, kami ingin memberikan manfaat ekonomi bagi UMKM dan warga sekitar,” tegasnya.
 
Eri menekankan pentingnya setiap destinasi wisata baru memberikan manfaat ekonomi sekaligus melestarikan budaya dan sejarah. Dengan berbagai pembenahan yang dilakukan sepanjang 2024, Surabaya terus bergerak menuju visi sebagai kota dunia yang nyaman bagi warga dan menarik bagi wisatawan.
 
“Kita akan terus berbenah, memastikan Surabaya menjadi kota yang membanggakan bagi warganya dan mengesankan bagi pengunjung,” terang dia. (*)
 
 
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore