Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 Desember 2024 | 05.12 WIB

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi: Got Tidak Akan Ditutup, Tetap Penting Untuk Warga Waspada

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menegaskan got di perkampungan tidak akan ditutup karena sebagaii saluran untuk mengalirkan air hujan. (Juliana Christy) - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menegaskan got di perkampungan tidak akan ditutup karena sebagaii saluran untuk mengalirkan air hujan. (Juliana Christy)

JawaPos.com - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa meskipun insiden tenggelamnya balita di salah satu got di Wiyung pada 24 Desember 2024 menjadi tragedi yang menyentuh banyak pihak, pihaknya tidak akan menutup got-got di sepanjang perkampungan. Menurutnya, got yang ada di sepanjang jalan di kampung-kampung merupakan saluran air yang sudah lama digunakan warga dan berfungsi untuk mengalirkan air hujan.
 
Eri menegaskan bahwa saluran yang dimaksud adalah got, bukan gorong-gorong besar. “Got ini memang kecil, sekitar 30 hingga 40 sentimeter. Biasanya, warga bekerja bakti untuk menjaga kebersihan got-got di depan rumah mereka. Got ini tidak bisa ditutup seluruhnya karena fungsinya untuk mengalirkan air hujan, dan itu sudah menjadi bagian dari lingkungan sekitar,” ungkapnya saat ditemui di RSUD Dr. Soetomo, Jumat (27/12). 
 
Meskipun got tersebut pada umumnya aman, hujan deras yang mengguyur pada saat kejadian menyebabkan arus air yang cukup kuat, sehingga mengakibatkan balita Muhamad Riski terbawa arus. "Musibah ini menjadi pembelajaran bagi kita semua. Meski saluran air kecil, hujan deras dapat mengubah situasi menjadi berbahaya," tambahnya.
 
 
Wali Kota Eri mengimbau orang tua untuk lebih berhati-hati dalam menjaga anak-anak mereka. "Ini adalah musibah yang tidak kita inginkan, namun kita harus tetap waspada. Sebagai orang tua, kita harus lebih hati-hati dan selalu memantau kegiatan anak-anak kita, terutama saat cuaca buruk atau hujan deras," ujarnya.
 
Eri juga menekankan pentingnya kerja bakti dan pengawasan lingkungan secara berkala. Meskipun saluran air seperti got kecil itu tidak bisa ditutup, kebersihan dan pemeliharaan saluran tersebut menjadi tanggung jawab bersama. "Kami berharap warga di setiap perkampungan dapat terus bekerja sama dalam menjaga kebersihan got. Selain itu, pemantauan dan perbaikan saluran air harus dilakukan agar potensi bahaya bisa diminimalisir," katanya.
 
Dengan adanya kejadian ini, Wali Kota Eri berharap agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keselamatan, baik dalam pengawasan terhadap anak-anak maupun dalam menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal. Sebagai pemerintah, ia juga berkomitmen untuk terus memperhatikan aspek keselamatan publik dan memberikan edukasi kepada masyarakat.
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore