
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi angkat bicara terkait kasus korupsi yang menjerat dua pejabat PD Pasar Surya. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akhirnya angkat bicara terkait dua pejabat Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya, yang ditangkap karena diduga terlibat kasus korupsi pengelolaan parkir.
Eri mengatakan bahwa upaya pengungkapan kasus ini berawal dari ketidaksesuaian laporan pendapatan parkir yang diterima PD Pasar Surya. Akibatnya, kerugian negara ditaksir mencapai Rp 725.440.000 (725,44 Juta).
"Dari laporan yang ada, kita sudah bisa lihat, tidak mungkin ada pemasukan segini. Makanya saya minta pertanggungjawaban dari direkturnya," ujar Eri dalam keterangannya, Rabu (11/12).
Sebagai langkah awal, ia meminta Direktur PD Pasar Surya agar bekerja sama, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya.
Sinergitas antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan lembaga penegak hukum seperti kejaksaan atau kepolisian ini penting dilakukan, untuk mencegah potensi penyimpangan serupa di masa depan.
"Kalau ada kejanggalan, saya bilang bongkar. Kalau salah ya seleh (dibereskan). Kalau benar, lanjutkan. Ternyata hasil (pendampingan Kejari) seperti ini," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Eri juga menyoroti dugaan penyimpangan yang terjadi di PD Pasar Surya terkait pengelolaan sewa lapak. Ia mendapati praktik ada lapak yang disewa, tetapi tidak ditempati.
Eri lantas meminta pihak PD Pasar Surya untuk lebih proaktif dalam meningkatkan pengelolaan pasar secara keseluruhan. Dengan begitu, tidak ada lagi kerugian yang dialami pedagang maupun BUMD di Surabaya.
"Saya bilang ke Pak Direktur kalau seperti ini ya selesaikan. Kalau dia bayar tidak ditempati, ya jangan diperbolehkan, tapi kasihkan kepada (pedagang) yang mau menempati," ujar Eri.
Sebelumnya, Kejari Tanjung Perak Surabaya menangkap dua orang pejabat Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya Surabaya. Keduanya diduga melakukan korupsi pengelolaan parkir selama tiga tahun, antara tahun 2020–2023.
"Setelah ditelusuri, perpanjangan perparkiran tetapi tidak sesuai prosedur perpanjangan ijin sewa atau kontrak parkir yang benar," tukas Kasi Intelijen Kejari Tanjung Perak, I Made Agus Mahendra Iswara.
Dua pejabat yang yang ditangkap adalah M Taufiqurrahman selaku Eks Direktur Pembinaan Pedagang PD Pasar Surya dan Masrur selaku Kepala Cabang Selatan PD Pasar Surya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
