
Plt Wali Kota Madiun Bagus Panuntun. (Hengky Ristanto/ Radar Madiun)
JawaPos.com-Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, berjalan tanpa berhenti saat keluar dari ruang pemeriksaan penyidik KPK. Kendati diserbu pertanyaan oleh awak media, dia tak bergeming. Hanya kalimat singkat yang keluar dari mulutnya soal kasus korupsi, pemerasan, dan gratifikasi yang juga melibatkan Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, itu.
’’Tanya ke penyidik saja,’’ serunya sambil berlalu. Bagus sendiri diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut selama hampir 10 jam sejak pukul 07.39 WIB hingga pukul 17.49 WIB. Proses itu dilangsungkan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (11/5).
Semakin dicecar pertanyaan, dia semakin mempercepat langkah menuju mobil putih yang sudah menunggunya. Sikapnya tetap tenang, mulutnya tetap terkunci sampai sosoknya menghilang masuk di dalam mobil yang telah menunggunya itu.
Dalam agenda tersebut, penyidik KPK juga memeriksa dua saksi lain yakni Agus Mursidi, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Madiun, dan Agus Tri Tjatanto, Sekretaris Dinas PUPR Kota Madiun. Ketiganya memberikan keterangan terkait kasus ini.
Namun hingga kini, KPK belum mengumumkan secara rinci materi pemeriksaan terhadap ketiga saksi tersebut. Informasi lengkap masih menjadi rahasia penyidik.
Sebagaimana diketahui, KPK menetapkan Wali Kota nonaktif Madiun, Maidi, sebagai tersangka kasus pemerasan dan penerimaan gratifikasi. Kasus ini terkait pemeliharaan jalan paket II dengan nilai proyek sebesar Rp 5,1 miliar.
Dugaan gratifikasi dilakukan Maidi melalui Thariq Megah, Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, yang meminta fee sebesar 6 persen dari nilai proyek kepada kontraktor. Namun, kontraktor hanya menyanggupi fee 4 persen atau sekitar Rp 200 juta.
Selain Maidi, KPK juga menetapkan Rochim Ruhdiyanto sebagai tersangka. Rochim adalah pihak swasta dan orang kepercayaan Maidi. Thariq Megah juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini setelah OTT di Kota Madiun pada Senin (19/1).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
