Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Desember 2024 | 15.14 WIB

Entaskan Kemiskinan, Pemkot Surabaya akan Integrasikan Program Padat Karya dengan Kampung Unggulan

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meninjau program padat karya. (Pemkot Surabaya). - Image

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meninjau program padat karya. (Pemkot Surabaya).

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus menunjukkan komitmen untuk mengentaskan kemiskinan dan pengangguran melalui pengembangan Program Padat Karya. Salah satu inovasi terbaru adalah mengintegrasikan program ini dengan kampung unggulan di berbagai wilayah kota.
 
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk memastikan Program Padat Karya semakin berkelanjutan dan memberikan dampak yang lebih luas. "Kami berencana mengintegrasikan Program Padat Karya dengan kampung unggulan agar usaha yang dijalankan semakin berkelanjutan," ujar Eri, Minggu (8/12).
 
Untuk menjaga efektivitas program, Pemkot Surabaya melakukan evaluasi dan pemantauan secara berkala melalui laporan yang disusun oleh kecamatan dan Bagian Perekonomian serta Sumber Daya Alam. “Setiap koordinator dalam Tim Program Padat Karya wajib melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Ketua Tim. Ini memastikan pengambilan keputusan yang tepat dan program tetap berjalan sesuai sasaran,” jelasnya.
 
Berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya, hingga triwulan ketiga tahun 2024, Program Padat Karya telah berjalan di 102 lokasi. Usaha yang dikembangkan mencakup berbagai sektor, seperti sablon, jahit, laundry, kafe, cuci kendaraan, hingga budidaya pertanian dan perikanan.
 
 
Kepala Bappedalitbang Kota Surabaya, Irvan Wahyudradjat, menyebutkan bahwa tantangan utama program ini adalah pergantian anggota kelompok usaha keluarga miskin akibat diterima bekerja di tempat lain. Namun, Pemkot Surabaya terus mendorong keberlanjutan usaha melalui etos kerja yang baik dan perluasan pemasaran produk.
 
“Pemasaran yang lebih luas akan membuat usaha berkembang lebih optimal. Ini penting untuk mendukung keberlangsungan operasional usaha padat karya,” kata Irvan.
 
Hingga kini, Program Padat Karya telah memberikan dampak positif yang signifikan. Salah satu contohnya adalah omzet e-Peken, yang mencapai Rp151,5 miliar sejak diluncurkan pada 2021. Selain itu, omzet per orang untuk Rumah Padat Karya paving dan geprek rata-rata mencapai Rp5–7 juta per bulan.
 
 
Kolaborasi lintas sektor sesuai prinsip Hexahelix menjadi kunci keberhasilan program ini. Pemkot Surabaya menggandeng akademisi, media, pelaku usaha, serta berbagai pihak untuk memberikan dukungan dalam bentuk permodalan, akses keuangan, hingga pengembangan kapasitas usaha.
 
Irvan menambahkan bahwa peran masyarakat juga sangat penting dalam pelaksanaan Program Padat Karya. Usulan warga mengenai potensi usaha sering kali menjadi dasar pengembangan program. “Pemerintah Kota menyambut baik inisiatif warga yang sudah memiliki inkubasi usaha. Ini dapat menjadi langkah awal untuk pengembangan usaha yang lebih besar,” ungkapnya.
 
Program Padat Karya juga berkontribusi langsung dalam menekan angka pengangguran di Surabaya. Mereka yang terlibat dalam program ini tidak lagi masuk kategori pengangguran terbuka, karena telah memenuhi kriteria bekerja menurut standar Badan Pusat Statistik (BPS). “Intervensi ini sangat efektif untuk mengubah status pengangguran menjadi tenaga kerja produktif,” ujar Irvan.
 
Irvan mengimbau masyarakat untuk terus mendukung program ini, baik melalui pembentukan kelompok usaha maupun membeli produk hasil usaha padat karya. “Dengan dukungan masyarakat, manfaat program ini akan lebih optimal, baik untuk meningkatkan kesejahteraan maupun untuk mengentaskan kemiskinan secara berkelanjutan,” tutupnya.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore