
Pemerintah Kota Surabaya menargetkan 120 titik genangan ditangani pada 2026. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Upaya penanganan banjir terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Pada 2026, sebanyak 120 titik genangan ditargetkan rampung melalui pembangunan drainase dan normalisasi saluran.
Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Hidayat Syah mengatakan selama periode 2020 - 2025, Pemkot telah berhasil menuntaskan 440 dari 1.015 titik genangan yang dipetakan.
"Tahun ini, kami menargetkan 120 titik genangan lainnya ditangani, dengan cara apa, yakni pembangunan infrastruktur drainase dan normalisasi saluran untuk menjaga kapasitas aliran air," ucapnya, Senin (6/7).
Sebagai daerah pesisir yang berbatasan langsung dengan selat Madura, Kota Surabaya dibayang-bayangi dengan bencana banjir, baik akibat pasang air laut (banjir rob) maupun akibat cuaca ekstrem dan hujan deras.
Menurut Hidayat, penanganan banjir tidak bisa dibebankan seluruhnya kepada Pemkot Surabaya. Perlu dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat untuk melakukan normalisasi sungai yang menjadi kewenangannya.
"Sebenarnya kita kan enggak bisa ngomong Kota Surabaya saja yang bekerja (menangani masalah banjir). Di lain sisi juga ada kewajiban-kewajiban dari pemerintah pusat yang juga harus dilakukan," sambungnya.
Ia mencontohkan sedimentasi di Sungai Surabaya, Kalimas, dan Kali Jagir yang sudah cukup tinggi. Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditangani melalui normalisasi agar kapasitas sungai kembali optimal.
Selain normalisasi sungai, Hidayat juga berharap pembangunan pintu air di muara Kali Jagir segera direalisasikan. Keberadaan pintu air dinilai penting untuk memperlancar aliran air menuju hilir dan mengurangi risiko genangan.
"Contoh sederhananya sedimentasi sungai Kalimas, dan Jagir. Penambahan pintu air di muara Jagir juga harusnya sudah dipasang. Percuma bikin saluran banyak, tetapi muaranya ternyata ada pendangkalan," terang Hidayat.
Untuk mempercepat penanganan banjir di Surabaya, pemkot telah melayangkan surat kepada pemerintah pusat berisi permohonan percepatan proyek normalisasi sungai dan pembangunan pintu air di muara Kali Jagir.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
