Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 November 2024 | 23.46 WIB

Terhambat Pembebasan Lahan, Proyek Pelebaran Jalan Raya Menganti- Wiyung-Babatan, Kota Surabaya Diperkirakan

Pelebaran Jalan Raya Menganti, Wiyung, hingga Babatan, disebut tak selesai sesuai target, yakni Desember 2024. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Pelebaran Jalan Raya Menganti, Wiyung, hingga Babatan, disebut tak selesai sesuai target, yakni Desember 2024. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com–Selain proyek terowongan TIJ-KBS, pelebaran jalan dan saluran di Traffic Light (TF) Jalan Raya Menganti, Wiyung, hingga Babatan, juga diperkirakan molor atau tak sesuai target.

Kabar itu disampaikan Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Syamsul Hariadi. Dia menyebut, proyek itu tidak bisa sepenuhnya tuntas tahun ini.

Sebelumnya, Syamsul menargetkan pelebaran Jalan Raya Menganti, Wiyung, hingga Babatan, selesai sebelum pergantian tahun, yakni Desember 2024.

”Namun ternyata sulit untuk direalisasikan karena pembebasan lahan yang masih terus berjalan hingga sekarang,” ujar Syamsul di Surabaya, Minggu (24/11).

Dia menerangkan, pembebasan lahan terdiri atas beberapa tahap. Mulai negosiasi harga, pembayaran ganti rugi, hingga relokasi bagi warga yang terdampak.

”Kami pun juga harus menunggu warga di sekitar area proyek untuk pindah ke rumah baru sebelum rumah lamanya dibongkar. Ini yang menyebabkan proyek berjalan lambat,” imbuh Syamsul Hariadi.

Meski baru berhasil membebaskan puluhan persil lahan, Pemerintah Kota Surabaya tidak tinggal diam dan menunggu seluruh persil lahan bisa dibebaskan. Upaya percepatan pembangunan tentu dilakukan.

”Iya jadi pembebasan lahan dan pengerjaan fisik dilakukan secara paralel,” ungkap Syamsul Hariadi.

Artinya menurut dia, saat lahan sepenuh dibebaskan dan warga yang bersangkutan pindah, lahan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pembangunan fisik.

”Konsep pembangunannya, saluran air di tengah jalan dan badan jalan diperlebar di kedua sisi. Tahun depan, proyek ini akan dilanjutkan bertahan hingga perbatasan Gresik," tandas Syamsul Hariadi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore