Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 Oktober 2024 | 20.22 WIB

Evaluasi Uji Coba Makan Bergizi Gratis di Surabaya: Menu dan Kemasan Jadi Catatan

UJI COBA HINGGA NOVEMBER: Pjs Wali Kota Surabaya Restu Novi Widiani menjelaskan tujuan program makan bergizi gratis kepada siswa SDN Wonorejo V Surabaya Rabu (23/10). (DIPTA WAHYU/JAWA POS) - Image

UJI COBA HINGGA NOVEMBER: Pjs Wali Kota Surabaya Restu Novi Widiani menjelaskan tujuan program makan bergizi gratis kepada siswa SDN Wonorejo V Surabaya Rabu (23/10). (DIPTA WAHYU/JAWA POS)

JawaPos.com - Pemkot Surabaya akan mengevaluasi pelaksanaan uji coba makan bergizi gratis yang sudah berjalan di lima SD negeri dalam tiga bulan terakhir. Temuan petugas di lapangan akan dijadikan bahan perbaikan.

Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Surabaya Restu Novi Widiani turun memantau uji coba makan bergizi gratis di SDN Wonorejo V kemarin (23/10). Dalam pemantauan itu, dia mengantongi beberapa catatan.

”Bentuk penyajian dan packaging jadi salah satu catatan,” ucap Restu.

Menurut dia, bungkus atau kotak makanan harus bagus. Tujuannya, menarik selera makan para murid. ”Selain packaging, menu makanan harus bervariasi biar anak tidak bosan,” tutur Restu.

Restu sempat memantau empat SDN lainnya yang juga menggelar uji coba makan bergizi gratis. Hasilnya sama. Kotak dan menu makanan jadi bahan catatan.

Selain itu, pihaknya memantau distribusi dan kondisi makanan saat diterima siswa.

Uji Coba sampai November

Menurut Restu, pelaksanaan uji coba makan bergizi gratis berjalan hingga November. Setelah itu, pihaknya akan mengevaluasi program tersebut. Hasilnya akan disampaikan kepada pemerintah pusat. ”Agar pemerintah mendapatkan gambaran. Evaluasi itu juga sebagai masukan,” tuturnya.

Dispendik Buat SOP

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya Yusuf Masruh mengungkapkan, lima SDN yang ikut uji coba itu merepresentasikan lima wilayah di Surabaya.

”Harapannya, ada evaluasi yang menggambarkan wilayah masing-masing,” ucapnya.

Dari evaluasi tersebut, dispendik akan membuat standard operating procedure (SOP) pelaksanaan makan bergizi gratis. ”Perbedaannya akan terlihat dari UMKM dan mitra distribusi yang ada di setiap wilayah,” terangnya.

Belum Ter-Cover APBD

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Surabaya Ajeng Wira Wati menyebut, hingga sekarang, pihaknya belum bisa memastikan alokasi anggaran makan bergizi gratis untuk tahun depan. Sebab, saat pengesahan APBD 2025, program itu belum di-cover APBD.

”Uji coba dibantu dana CSR,” ucapnya. Meski belum ada alokasi anggaran, Ajeng meminta pemkot menyiapkan kebutuhan penunjang program tersebut.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore