
Ilustrasi pengungkapan narkoba. (Antara)
JawaPos.com - Seorang perempuan di Surabaya berinisial EJ viral di media sosial karena berurusan dengan polisi terkait pembelian skincare secara COD yang dilakukannya. Namun bukannya skincare, EJ justru menerima narkoba.
Dalam story Instagram-nya, EJ mengaku kaget didatangi tiga polisi yang mengaku dari Sat Narkoba Polrestabes Surabaya. Untungnya, dirinya memiliki bukti chat kepada toko yang mengatakan bahwa barang yang ia terima tidak sesuai.
Usut punya usut, ketiga polisi tersebut hendak menangkap seseorang bernama Christian Hartopo yang melakukan transaksi narkoba. Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Suria Miftah, Selasa (10/9), menyebut setelah diperiksa di kantor polisi, EJ pun diperbolehkan pulang.
Menanggapi kejadian janggal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni pun turut buka suara. Politikus NasDem tersebut meminta Polda Jawa Timur menyelidiki kasus ini hingga tuntas guna memperjelas dugaan yang ada.
“Kejadian ini sangat janggal, seperti ada motif tersembunyi di baliknya, bisa jadi korban diduga dijebak. Untungnya korban segera mengajukan komplain kepada toko, gimana kalau tidak?" ujar Sahroni dalam keterangannya, Rabu (11/9).
"Bisa jadi penerima yang tak tahu apa-apa justru jadi tersangka karena adanya barang bukti. Ini sangat rawan kejahatan dan bisa jadi merupakan modus yang sering dilakukan penjahat belakangan ini. Maka saya minta Polda Jatim turun tangan bongkar kasus ini. Diduga ada kesengajaan, entah oleh oknum atau oleh bandar,” imbuhnya.
Sahroni khawatir jika kasus seperti ini kembali terulang menimpa masyarakat lainnya. Menurutnya, hal tersebut pastinya akan merugikan masyarakat.
“Jadi korban jangan diperiksa, lalu dipulangkan begitu saja, kesannya tidak ada yang salah. Loh ini jelas ada kejanggalan, bisa jadi korban dijebak oleh pihak-pihak tertentu," ungkapnya.
"Saya khawatir motif seperti ini terulang kembali dan menimpa masyarakat yang tidak bersalah. Makanya harus diusut tuntas, bongkar kasusnya sampai ketemu pelakunya atau pemilik asli narkoba tersebut,” tambahnya.
Sahroni sampai meminta pihak kepolisian turut menyelidiki toko penjual dan kurir pengantar paket. “Selidiki semuanya, mulai dari toko penjual sampai kurir pengantar. Pokoknya cari sampai dapat pemilik barang haram tersebut,” pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
