
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi resmikan layanan R1N1 di Balai RW 5, Kelurahan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, Rabu (17/7). (Pemkot Surabaya)
JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen mewujudkan penerapan integrasi layanan primer (ILP) kesehatan di Kota Surabaya. Salah satunya, adalah menyediakan layanan kesehatan di 1.177 balai RW dengan satu tenaga kesehatan (nakes).
Layanan kesehatan dengan konsep RW 1 Nakes 1 (R1N1), untuk mempermudah dan mendekatkan pelayanan medis kepada warga Surabaya. Selain itu, R1N1 ini juga untuk mengurangi pasien ketika berobat di Puskesmas atau Puskesmas pembantu (Pustu).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, dirinya ingin ketika warga akan memeriksa kesehatan, tidak sampai antre di Puskesmas. Sehingga sebelum sakit (parah) ada pemeriksaan rutin di Balai RW.
”Nah, kalau seumpama lagi greges (meriang) sedikit gitu, warga harus sadar segera periksa ke nakes, kemudian nanti nakes menyampaikan ke dokter, diberi obat, kemudian obatnya dikirim ke Balai RW,” kata Wali Kota Eri usai meresmikan layanan R1N1 di Balai RW 5, Kelurahan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Rabu (17/7).
Wali Kota Eri menyebutkan, layanan R1N1 juga bagian dari pencegahan ketika ada warga yang mengalami sakit ringan maupun yang berisiko tinggi. Layanan ini, pasien yang mengeluhkan sakit akan lebih cepat tertangani.
Dia menjelaskan, adanya layanan ini, pemkot tidak bergerak sendiri, akan tetapi juga menggandeng Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Surabaya dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Surabaya.
”Ini tidak bisa kita lakukan sendiri, tanpa ada IBI dan PPNI. Sehingga mereka juga menugaskan orang-orang ini (nakes),” jelas Wali Kota Eri.
Di layanan R1N1, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya juga menyediakan peralatan medis ringan. Mulai dari tempat tidur pemeriksaan, alat pemeriksaan gula darah, dan sebagainya. Jika itu tertangani cepat, angka harapan hidup dan kesehatan warga Surabaya menjadi semakin lama dan menjadi sejahtera.
”Jadi orang itu bisa periksa gula darah, kolesterol, sehingga ini itu mendahului, mencegah. Setiap ada nakes di sini, nanti di 2025 ada dokter penanggung jawabnya, dengan begitu penanganan kesehatannya akan lebih cepat,” terang Eri.
Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu menyebutkan, pemkot tidak hanya menggandeng nakes dari IBI dan PPNI. Namun akan menggandeng perguruan tinggi di Kota Surabaya.
”Pasti itu, malah bisa dijadikan praktik untuk mahasiswa kedokteran, seperti itu di sini (R1N1). Kita bergeraknya seperti itu, seperti sekarang yang kita lakukan Sinau Bareng di Balai RW juga dari perguruan tinggi,” sebut Eri.
Dia menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang terlibat di dalam program R1N1 tersebut. Diharapkan, adanya R1N1 ini, penerapan ILP di Kota Surabaya akan menjadi lebih baik ke depannya.
”Jadi nanti per kelurahan itu nanti ada satu layanan primer yang di situ ada dokter, sehingga nanti terkoneksi. Jadi orang nanti itu tidak perlu menunggu sampai sakit parah,” harap Eri.
Kepala Dinkes Kota Surabaya Nanik Sukristina menambahkan, disediakannya layanan R1N1 untuk memudahkan dan mendekatkan akses layanan kesehatan untuk warga Surabaya. Di R1N1, pemkot menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan dasar, seperti konsultasi kesehatan, skrining kesehatan, dan pengobatan dasar.
”Jadwalnya nanti menyesuaikan masing-masing Balai RW. Kami agendakan Senin sampai Jumat, nah ini kami adakan di 1.177 Balai RW se-Surabaya,” ucap Nanik.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
