Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Juli 2024 | 19.16 WIB

Pemkot Surabaya Segera Terbitkan Surat Edaran Larangan Judi Online Bagi PNS hingga Pelajar di Kota Pahlawan

Ilustrasi Judi online - Image

Ilustrasi Judi online

JawaPos.com - Pemkot Surabaya sangat serius dalam mencegah peredaran judi online di segala kalangan, terutama para ASN, kalangan non-ASN dan pelajar. Salah satunya dengan membuat surat edaran.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya, M Fikser, pihaknya telah merancang surat edaran berisi sejumlah imbauan kepada seluruh ASN dan Non-ASN di wilayah setempat.

"Kami akan meminta permohonan kepada Pak Wali Kota untuk menandatangani surat edaran ini. Surat ini berisi imbauan kepada ASN maupun Non-ASN agar tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri atau melanggar aturan, salah satunya adalah judi online," kata M Fikser, Selasa (2/7) seperti dikutip dari laman resmi Pemkot Surabaya.

Fikser menjelaskan, di dalam surat edaran itu, akan ada sejumlah imbauan penting bagi ASN dan Non-ASN, salah satunya larangan bermain judi online baik pada jam kerja maupun setelahnya.

"Kami mengimbau agar ASN dan Non-ASN tidak bermain judi online kapan pun. Ini sangat penting karena banyak korban yang sudah merasakan dampaknya, terutama masalah pendapatan dalam keluarga," tegas Fikser.

Sosialisasi juga menyasar ke sekolah-sekolah karena para anak usia sekolah juga bisa terpapar judi online, mengingat mereka kini banyak yang memiliki handphone sendiri dengan dilengkapi data internet.

"Kalau SMA/SMK kami bangun komunikasi dengan Diskominfo Provinsi, khususnya untuk penanganan di Surabaya. Tapi kalau di SMP dan kelas 6 SD, kami yang jalan," ungkap Fikser.

Sosialisasi pencegahan judi online dan juga menggunakan gadget secara benar bagi para pelajar ini akan dilakukan setelah masa libur sekolah.

"Jadi kita lebih bicara bagaimana memanfaatkan internet, tapi dengan gaya yang tidak kaku dengan melibatkan relawan TIK. Jadi lebih kepada pemanfaatan internet sehat, pemanfaatan teknologi untuk sekolah, pendidikan mereka atau informasi yang mereka bisa dapat," tuturnya.

Fikser juga akan menggandeng Dinas Pendidikan Kota Surabaya untuk memastikan para guru juga ikut serta dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi tersebut.

"Kami yakin para guru sudah sering memberikan imbauan, tetapi kami akan koordinasi lebih lanjut dengan Dinas Pendidikan agar imbauan ini semakin efektif," pungkasnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore