TAKE OFF: Maskapai penerbangan saat mendarat di Bandara Dhoho Kediri. Jemaah umroh terbang dari Kediri menuju Jakarta. (Foto: Wahyu Adji/JPRK)
Dilansir dari Radar Kediri (JawaPos Grup), Senin (24/6), langkah itu diambil setelah pihak Imigrasi melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait terlebih dahulu.
Meskipun belum menerima pemberitahuan resmi kapan rencana pembukaan layanan penerbangan umrah itu akan direalisasikan, namun mereka menyiapkan tupoksi ini dengan gercep (gerak cepat, red).
Hal ini turut dikonfirmasi oleh Kepala Kanator Imigrasi Kelas II Non-TPI Kediri Denny Irawan. “Sementara ini kami masih belum mendapat informasi terkait itu (layanan penerbangan umrah di Bandara Dhoho, Red). Namun yang jelas kami sangat mendukung dan siap untuk dibukanya layanan internasional itu,” katanya.
Dalam rencananya, mulai bulan September Bandara Dhoho akan melayani penerbangan umrah. Dengan membuka jalur penerbangan internasional rute Kediri-Jeddah, Arab Saudi.
Pembukaan rute internasional perdana di Bandara Dhoho Kediri ini tentu saja membutuhkan peran imigrasi yang lebih banyak. Terutama, untuk pengawasan arus keluar-masuk orang dari dan ke luar negeri.
Karena itulah, menurut Denny, pihaknya akan menunggu arahan lebih lanjut dari pihak Angkasa Pura (AP) 1 sebagai pengelola bandara. Tentunya perlu koordinasi-koordinasi dengan pihak bandara. Terkait bagaimana langkah kami ke depan mempersiapkan penerbangan umrah. Kami masih perlu koordinasi lebih lanjut,” jelasnya.
Tidak hanya pihak imigrasi, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kediri juga menyatakan siap untuk mendukung dibukanya layanan penerbangan umrah. Salah satunya, dengan memastikan pengamanan alat berat pesawat yang akan masuk bandara.
Sementara itu di lain sisi, Kabid Pengembangan Dishub Kabupaten Kediri Yudha Nur Ari menyebut, ketika layanan umrah dibuka nanti, pesawat yang akan digunakan adalah yang berbadan besar, seperti jenis Airbus A330.
“Karena pesawat berbadan besar, otomatis membutuhkan alat-alat berat pula,” jelasnya sembari menyebut ketika proses pendatangan alat berat itu, pihaknyalah yang bertugas untuk mengamankan alat-alat berat yang masuk ke Bandara Dhoho.
“Itu nanti didatangkan dari bandara sebelah. Kemungkinan dari Solo. Kami bertugas mengamankan pada saat alat didatangkan ke Bandara Dhoho,” ungkapnya.
***
Rangkuman: Rencana pembukaan rute internasional untuk memudahkan jemaah umrah di Bandara Dhoho Kediri turut dipersiapkan oleh pihak Imigrasi. Saat ini, mereka sedang menyiapkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Dilansir dari Radar Kediri (JawaPos Grup), Senin (24/6), langkah itu diambil setelah pihak Imigrasi melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait terlebih dahulu.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
