Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Juni 2024 | 14.20 WIB

Penuh Makna, Arti Lambang NU yang Diduga Dilecehkan Menjadi Ulama Nambang

Logo Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. - Image

Logo Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

JawaPos.com–Kasus dugaan pelecehan lambang Nahdlatul Ulama (NU) oleh akun X @BEBEL telah masuk dalam berkas laporan kepolisian di Polrestabes Surabaya. Ali Mahfud, warga Rungkut sekaligus Muhibbin NU yang menjadi pelapor.

Ali Mahfud tak terima jika logo yang menurutnya sangat sakral dan bermakna itu diubah begitu saja dan diberikan tulisan Ulama Nambang atau UN. Ali menegaskan pembuatan lambang NU tidak dilalui dengan proses mudah.

”Saya pernah menapaktilasi proses pembuatan lambang NU itu. Saya rasa dan saya lihat pembuatan lambang NU tidak asal dan memiliki makna yang mendalam,” tegas Ali kepada JawaPos.com di Surabaya.

Lantas, apa makna atau pesan dari lambang NU? Dilansir dari nu.or.id, logo NU dicetuskan atau dibuat oleh KH Ridwan Abdullah. Dia ulama alim dan pintar melukis.

KH Ridwan Abdullah mendapatkan tugas dari salah satu pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari untuk membuat logo atau lambang NU. Dengan syarat, lambang NU tidak boleh meniru lambang lain dan memiliki wibawa.

KH Hasyim Asy’ari kala itu meminta, lambang NU tidak akan membosankan sampai kapanpun.

Saat ini, lambang NU yang dikenal berupa bola dunia kemudian terdapat peta Indonesia di dalamnya. Bola dunia tersebut dikelilingi tali yang membuat dua simpul. Lalu, ada pula lima bintang di bagian atas bola dunia dan empat bintang pada bagian bawah bola dunia. Selain itu, terdapat tulisan NU dalam tulisan latin dan huruf Arab.

Bola Dunia

Melambangkan planet bumi yang digunakan untuk tempat tinggal, hidup, bersosial, berikhtiar, beramal, dan bekerja. Selain itu, bumi juga mengingatkan manusia yang berasal dari tanah dan akan kembali menjadi tanah. Hal itu sesuai dengan Alquran Surat Taha ayat 55.

Tali Tambang

Tambang melingkar memiliki arti persaudaraan (ukhuwwah) yang mengikat sesama muslim (ukhuwwah Islamiyyah), sesama bangsa Indonesia (ukhuwawh wathoniyyah), dan sesama manusia (ukhuwwah basyariah).

Jumlah untaian 99. Angka itu bukan sembarangan. Angka tersebut melambangkan Asmaul Husna. Tambang juga ditalikan dengan longgar yang memiliki arti bahwa NU selalu fleksibel dan dinamis dalam menentukan hukum dan sikap politik. Hal itu diambil berdasar Alquran Surat Ali Imran ayat 103.

Peta Indonesia

Peta Indonesia mewakili bentuk kecintaan NU terhadap Indonesia. Sebagai tanah air dan bangsa tempat kelahiran NU. Karena masyarakat hidup, menghirup udara, minum air dari tanah air Indonesia. Karena itu, Hadratus Syekh Hasyim Asy'ari mengeluarkan jargon hubbul wathon minal iman yang berarti cinta tanah air adalah bagian dari iman.

Sembilan Bintang

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore