
Ilustrasi wisuda sarjana, salah memilih jurusan jadi salah satu penyebab sarjana masuk ke dunia kerja
JawaPos.com–Selama tiga tahun terakhir, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menggelontorkan Rp 138 miliar untuk program beasiswa pemuda tangguh. Program itu menjadi bagian dari program Satu Rumah Satu Sarjana bagi para mahasiswa yang masuk dalam kategori keluarga miskin.
Pengamat dan pemerhati pendidikan anak dari Lembaga Perlindungan Anak Jawa Timur Isa Ansori mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya dengan gerakan dan program Satu Rumah Satu Sarjana. Itu menandakan keseriusan pemkot membantu peningkatan kualitas SDM Kota Surabaya.
”Utamanya mereka yang berada dalam kategori keluarga kurang mampu,” kata Isa Ansori.
Menurut Isa, langkah pemkot harus menjadi gerakan bersama masyarakat. Terutama, para stakeholder di dunia industri dan usaha. Sebab, mereka kelak menikmati peningkatan kualitas SDM tersebut.
”Gerakan gotong royong bersama, mewujudkan program tersebut adalah wujud kolaborasi dan sinergisitas yang merupakan karakter masyarakat Surabaya,” tegas Isa.
Isa berpendapat, pendidikan dan peningkatan kualitas SDM, merupakan upaya memotong mata rantai kemiskinan. Pihaknya mendukung program Satu Rumah Satu Sarjana yang digagas Wali Kota Eri.
”Surabaya telah menunjukkan teladan. Kini, giliran kita menyebarkan semangat humanisme dan membangun Indonesia yang lebih adil dan sejahtera,” imbuh Isa Ansori.
Isa menilai, program Satu Rumah Satu Sarjana lebih dari sekadar bantuan finansial. Program itu adalah wujud nyata investasi masa depan bangsa.
”Dengan menaruh perhatian pada pendidikan generasi muda, Surabaya menanam benih-benih kemajuan yang akan membawa perubahan positif bagi kota ini,” papar Isa Ansori.
Data Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbuporapar) Kota Surabaya mencatat, sampai tahun ini tak kurang dari 10.000 pemohon yang mengajukan program beasiswa pemuda tangguh. Pemerintah kota telah mengintervensi 3.100 mahasiswa dan akan menjadi 3.500 di akhir 2024.
”Tentu dibutuhkan lagi effort agar semua anak dan generasi muda Surabaya terlayani dan terfasilitasi kebutuhan peningkatan kualitas SDM nya,” jelas Isa.
Tantangan untuk maju bagi generasi muda atau Gen Z, telah disampaikan Wali Kota Eri Cahyadi pada acara kelas inspirasi di Graha Unesa, Surabaya, Sabtu (4/6). Dia mendorong Gen Z di Kota Pahlawan untuk berani bermimpi dan gigih meraihnya meski menghadapi berbagai tantangan.
”Raihlah sebuah mimpi, Gen Z jangan mager atau malas. Gen Z tidak boleh menunggu, tapi bagaimana punya mimpi dan mengejar mimpi,” ujar Wali Kota Eri.
”Ketika mencoba mewujudkan mimpi dan gagal, jangan berhenti. Terus berusaha sampai meraih keberhasilan,” ucap Eri.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
