
Konsolidasi pimpinan kecamatan dan kelurahan se-Surabaya di Kantor DPD Golkar Surabaya.
JawaPos.com - Partai Golkar telah resmi memberikan rekomendasi untuk cagub Khofifah Indar Parawansa dan cawagub Emil Elistianto Dardak. Hal itu diikuti DPD Partai Golkar Surabaya untuk mulai menggaungkan nama keduanya di masyarakat.
Mereka menyebut gerakan masif pemenangan untuk pilgub itu sekaligus sinyal agar cawali yang maju di kontestasi Surabaya untuk mempertimbangkan pasangan yang satu gerbong dengan Khofifah.
Ketua DPD Partai Golkar Surabaya Arif Fathoni mengatakan sebanyak 31 pimpinan di tingkat kecamatan dan 153 pimpinan kelurahan telah dikumpulkan pada Senin malam (11/6). Mereka menggelar konsolidasi untuk mulai bergerak mengenalkan cagub dan cawagub yang diusung Partai Golkar.
Sebab partai pimpinan Airlangga Hartarto itu telah menentukan pilihan untuk mengusung mantan gubernur dan wakil gubernur itu.
"Kami meminta seluruh ketua kecamatan dan kelurahan Partai Golkar se Surabaya untuk bergerak serentak mensosialisasikan figur keduanya di masyarakat metropolis. Agar Golkar bisa berkontribusi secara aktif memenangkan pasangan Khofifah-Emil dalam pilkada jatim 27 November mendatang," paparnya usai membuka konsolidasi pimpinan kecamatan dan kelurahan se-Surabaya di Kantor DPD Golkar Surabaya.
Dia yakin keduanya bisa mengambil hati masyarakat. Bahwa saat gelaran pilkada dan pilpres, figur Khofifah bisa mendulang suara besar di Surabaya. Artinya dominasi Khofifah masih sangat berpengaruh di kota Pahlawan ini.
"Tentu otomatis siapa saja calon yang diusung dalam pilwali harus senafas dengan Bu Khofifah. Kalau gerbongnya sama, maka mudah dalam memenangkan pilwali di Surabaya," terang ketua Komisi A DPRD Surabaya itu.
Gerakan untuk pemenangan pilgub ini bukan berarti DPD Golkar Surabaya menyerah terhadap kontestasi pilwali. Namun, Toni menyebut ini menjadi gerakan untuk memanaskan mesin politik juga. Ketika DPP Golkar sudah mencetuskan nama yang diusung untuk pilwali Surabaya nanti, maka bisa langsung konsolidasi ke bawah.
Pilgub dan pilwali bisa saling beriringan. Persiapan yang lebih matang akan membuka peluang lebih besar untuk bisa memenangkan kontestasi.
"Memang untuk pilwali kami masih menunggu rajutan benang koalisi pilkada yg sedang diracik DPP Partai Golkar. Begitu rekom sudah turun untuk calon walikota dan wakil walikota yang diusung Golkar dan koalisinya paling tidak sudah siap mensosialisasikan kabar baik itu kepada seluruh masyarakat Surabaya," terangnya.
Sementara waktu, dia meminta pimpinan di level kecamatan dan kelurahan untuk menyuarakan nama Khofifah-Emil. Salah satunya menjalin komunikasi dengan muslimat Surabaya. Berkomunikasi intens dengan relawan Prabowo-Gibran saat pilpres lalu.
"Agar gerakannya bisa berlangsung sama dan terkoordinasi sehingga ada pembagian wilayah yang jelas dalam rangka memenangkan hati masyarakat. Karena itu kami juga ingin melangkah lebih awal," paparnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
