
Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) dan KOSGORO adalah dua entitas sejarah yang erat kaitannya karena didirikan oleh Mas Isman. (KOSGORO)
JawaPos.com - Pada 10 November 1957, Mas Isman bersama para veteran eks-PETA mendirikan KOSGORO 1957. Organisasi ini lahir sebagai jawaban atas kemiskinan, ketimpangan, dan lemahnya daya organisasi rakyat pascakemerdekaan.
Indonesia yang baru merdeka terus diguncang dinamika politik dan gejolak ideologi. Situasi itu menuntut hadirnya kekuatan pemersatu yang mampu merangkul berbagai elemen masyarakat.
Dari kebutuhan itulah lahir Sekretariat Bersama Golongan Karya, atau Sekber Golkar. KOSGORO menjadi salah satu organisasi induk pendirinya, dengan posisi yang strategis sejak awal.
Jika Golkar diibaratkan pohon besar, KOSGORO 1957 adalah salah satu akar utamanya. Dari sana tumbuh semangat gotong royong, pengabdian, dan pemberdayaan ekonomi rakyat.
Para pendirinya meyakini bahwa perjuangan dibuktikan lewat hasil nyata, bukan retorika. Politik, bagi mereka, adalah instrumen pembangunan — bukan sekadar perebutan kekuasaan.
Ketua DPP Golkar sekaligus Ketua PPK KOSGORO 1957, La Ode Safiul Akbar, menegaskan bahwa masa depan organisasi tidak bisa dibangun hanya dengan romantisme sejarah. Dibutuhkan keberanian untuk melakukan pembaruan.
“Kita membutuhkan kader yang tidak hanya pandai berbicara tentang masa lalu, tapi mengelola masa kini dan mempersiapkan masa depan,” ujar La Ode. “Kader yang melihat organisasi bukan sebagai kendaraan pribadi, melainkan instrumen pengabdian.”
KOSGORO 1957, kata La Ode, harus merambah sektor koperasi modern, ekonomi digital, UMKM berbasis teknologi, hingga industri kreatif. Gotong royong di era ini harus diterjemahkan menjadi kolaborasi ekonomi dan inovasi, bukan sekadar kebersamaan sosial.
Memahami sejarah Golkar berarti memahami warisan KOSGORO 1957. Nilai dasarnya tetap relevan: pengabdian, kerakyatan, dan solidaritas sebagai fondasi Indonesia yang maju dan berkeadilan.
Mau disesuaikan tonenya atau ada bagian yang perlu ditambah angle-nya?

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
