Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 Mei 2024 | 15.00 WIB

Pusat Kota Surabaya Berencana Jadi Pilot Project Penataan Kabel Utilitas Bawah Tanah

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi targetkan penataan jaringan kabel utilitas di kawasan Kota Lama Eropa Jalan Rajawali rampung pada akhir pekan ini. - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi targetkan penataan jaringan kabel utilitas di kawasan Kota Lama Eropa Jalan Rajawali rampung pada akhir pekan ini.

JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan penataan jaringan kabel utilitas di kawasan Kota Lama Eropa Jalan Rajawali rampung pada akhir pekan. Penataan jaringan kabel utilitas tersebut merupakan bagian dari revitalisasi kawasan Kota Lama.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, saat ini progres penataan jaringan kabel utilitas di kawasan Kota Lama Jalan Rajawali sudah hampir mencapai 100 persen.

”Jadi akhir minggu ini sudah selesai 100 persen untuk yang di Jalan Rajawali,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Sedangkan penataan jaringan utilitas di Jalan Kembang Jepun Kya-Kya, membutuhkan waktu lebih lama. Sebab, kata dia, penataan di kawasan itu melibatkan kabel milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) berukuran besar dan membutuhkan biaya tinggi untuk menurunkannya.

”Tapi saya matur nuwun (terima kasih) kepada PLN dan teman-teman provider yang sudah menurunkan ke tempat ducting yang sudah kita sediakan,” ujar Eri.

Meskipun demikian, Wali Kota Eri optimistis jaringan utilitas kabel di kawasan Kota Lama seluruhnya bisa diturunkan ke saluran bawah tanah pada 2025. Untuk saat ini, pihaknya akan fokus penataan jaringan kabel utilitas di Jalan Rajawali.

”Insya Allah di tahun depan juga kita akan menurunkan yang di Kya-Kya dan sekitaran (kota lama) Eropa. Jadi semuanya kita turunkan,” ungkap Eri.

”Untuk di Kya-Kya sementara kita ikat dulu, karena biayanya besar itu,” imbuh dia.

Eri menyatakan, Pemkot Surabaya akan berkolaborasi dengan pihak provider dan PLN untuk mempercepat proses penataan kabel di kawasan Kota Lama.

”Nanti kita akan bergerak bersama dengan PLN. Semoga kalau ini (Rajawali) sudah berjalan, Kya-Kya jalan, nanti insya Allah pusat-pusat (kota) Jalan Darmo juga bisa kita turunkan,” tutur Eri.

Setelah kawasan Kota Lama, Wali Kota Eri berencana menjadikan pusat kota seperti Jalan Darmo dan Basuki Rachmat, sebagai pilot project berikutnya untuk jaringan kabel utilitas bawah tanah.

”Tapi kita selesaikan dulu (kota lama) tahun ini dan tahun depan wilayah kota lama tidak ada kabel listrik (di atas),” ucap Eri.

Wali Kota Eri menyadari bahwa proses penataan kabel utilitas membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Karena itu, dia mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam mewujudkan Kota Surabaya yang lebih estetis dan tertata rapi.

”Ini yang memang saya tata tidak bisa secara langsung, karena kan mengubah mindset dan mengubah kerja, jadi ya harus bertahap,” papar Eri.

Dia menambahkan, Pemkot Surabaya telah mengalokasikan anggaran untuk penyediaan ducting atau saluran bawah tanah untuk kabel utilitas. Sementara untuk biaya penurunan kabel, dilakukan provider dan PLN.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore