
Potongan Layar Nimas di Close The Door.
JawaPos.com–Nimas, korban penguntit asal Surabaya akhirnya buka suara. Nimas menceritakan bagaimana dirinya dikuntit oleh Adi selama 10 tahun di Podcast Youtube Deddy Corbuzier.
Nimas mengungkapkan, dirinya sudah mencoba berkali-kali menegaskan kepada Adi sebelum menyeret ke kasus hukum di Polda Jawa Timur di Surabaya. Dia telah meminta kepada Adi untuk berhenti mengganggu dan menguntitnya.
”Saya sudah bilang ke Adi, dikasih tahu baik-baik juga tidak bisa. Dikasih tahu cara manusia tidak bisa juga ya sudah,” tutur Nimas di Podcast Youtube Deddy Corbuzier.
Pada 2018, Nimas menyampaikan bahwa Adi pernah berdiri di depan rumahnya. Mulai pukul 01.00 hingga 04.00. Adi pergi ketika melihat tetangga-tetangga Nimas berangkat ke masjid.
”Saya sama orang rumah tahunya kalau Adi berdiri di depan rumah dari anak-anak yang nongkrong di sekitar. Anak-anak nongkrong bilang ke mama atau ke orang rumah, tadi ada orang berdiri lho,” jelas Nimas.
Kisah penguntitan oleh Adi kepada Nimas itu berlangsung selama 10 tahun. Diawali dengan Nimas yang memberikan uang Rp 5.000 kepada Adi saat keduanya masih duduk di bangku SMP di Surabaya.
Ternyata, pemberian uang Rp 5.000 itu dinilai lain oleh Adi. Nimas dinilai menyukai Adi. Adi pun terobesesi untuk mengejar Nimas. Sementara, Nimas merasa jika dirinya tak memiliki perasaan apapun kepada Adi.
Adi pun mulai meneror sejak 2014. Berbagai cara dilakukan Adi untuk menguntit. Mulai dari meneror melalui media sosial hingga mendatangi Nimas ke rumahnya di kawasan Surabaya dan Gresik.
Kasus penguntitan itu berakhir di Polda Jawa Timur. Nimas memutuskan untuk mengadu ke kepolisian setelah viral. Laporannya tercatat di Unit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim, Surabaya, pada Jumat (17/5) malam.
Sementara itu, Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Charles Tampubolon mengatakan, telah menerima laporan korban inisial N. Polisi bergerak cepat menangani perkara tersebut.
”Malam tadi membuat laporan dan setelah itu langsung dimintai keterangan, dari hasil keterangan korban kami langsung lidik,” kata Charles.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
