Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 April 2023 | 23.10 WIB

89 Persen Jalan Provinsi di Jawa Timur Mantap Dipakai Mudik Lebaran 2023

Kondisi jalur provinsi di Jawa Timur yang siap digunakan untuk arus mudik lebaran. - Image

Kondisi jalur provinsi di Jawa Timur yang siap digunakan untuk arus mudik lebaran.

JawaPos.com – Jelang berlangsungnya arus mudik-balik Lebaran, kondisi infrastruktur tengah jadi atensi pemangku kebijakan di Jatim. Tak terkecuali pemprov. Saat ini perbaikan jalan provinsi di sejumlah wilayah berlangsung.

Berdasar data Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Jatim, dari total panjang jalan provinsi yang mencapai 1.421 kilometer, 89 persen di antaranya berstatus mantap.

Sementara itu, 11 persennya atau sekitar 157 kilometer masih di bawah standar kemantapan. ’’Dalam arti jalan tidak rusak, tapi bergelombang,’’ ujar Kepala DPUBM Jatim Edy Tambeng Widjaja saat ditemui di DPRD Jatim kemarin.

Meski demikian, Edy memastikan seluruh jalan provinsi siap untuk dilintasi selama arus mudik dan balik. Dia menjamin kondisi jalan di Jatim rata-rata bisa dilalui dengan percepatan 60 kilometer per jam.

Hingga kini, pemprov masih melanjutkan perbaikan jalur-jalur provinsi. Saat ini DPUBM Jatim menerjunkan tim di sejumlah daerah yang banyak terdapat jalan berlubang. ’’Yang terakhir perbaikan di Blitar,’’ ucapnya.

Selama ini, pemeliharaan rutin jalan paling banyak ada di wilayah selatan. Terutama Pacitan dan Malang yang beberapa kali mengalami longsor. ’’Anggarannya banyak tersedot di wilayah selatan,’’ paparnya.

Tahun ini Jatim menganggarkan Rp 50 miliar guna pemeliharaan rutin jalan. Anggaran itu mencakup 1.421 kilometer panjang jalan yang menjadi kewenangan pemprov.

’’Jika ditemukan ada jalan yang berlubang, masyarakat diminta melapor ke DPUBM Jatim. Petugas akan datang dan memperbaiki,’’ katanya.

Perbaikan infrastruktur maupun fasilitas pendukung jalur-jalur mudik juga berlangsung di sejumlah daerah. Di jalur utama Lamongan–Surabaya, Pemkab Lamongan tengah berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) terkait usulan pemasangan warning light di ruas jalan nasional di Rejosari, Deket.

Seiring banyaknya kecelakaan di titik tersebut. ’’Kami berkoordinasi dulu dengan BBPJN,’’ kata Kabid Sarpras Dishub Lamongan Yoyok Kristianto.

Di Magetan, pemkab setempat juga tengah merampungkan perbaikan jalan mudik sepanjang 60 kilometer. Meliputi Jalan Madigondo–Gorang–Gareng, perbatasan Ponorogo–Parang–Lembeyan, perbatasan Ngawi, serta perbatasan Magetan–Wonogiri (Jateng). Jalur menuju objek wisata juga ditambal.

’’Kami kerahkan petugas dari empat UPTD (unit pelaksana teknis dinas) dan satu URC (unit reaksi cepat),’’ terang Kepala DPUPR Magetan Muhtar Wahid. (elo/mal/yan/hyo/fin/c12/ris)

KONDISI JALUR PROVINSI JELANG MUDIK

Panjang Jalan 1.421 kilometer

Berstatus Mantap

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore