
Kondisi jalur provinsi di Jawa Timur yang siap digunakan untuk arus mudik lebaran.
JawaPos.com – Jelang berlangsungnya arus mudik-balik Lebaran, kondisi infrastruktur tengah jadi atensi pemangku kebijakan di Jatim. Tak terkecuali pemprov. Saat ini perbaikan jalan provinsi di sejumlah wilayah berlangsung.
Berdasar data Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Jatim, dari total panjang jalan provinsi yang mencapai 1.421 kilometer, 89 persen di antaranya berstatus mantap.
Sementara itu, 11 persennya atau sekitar 157 kilometer masih di bawah standar kemantapan. ’’Dalam arti jalan tidak rusak, tapi bergelombang,’’ ujar Kepala DPUBM Jatim Edy Tambeng Widjaja saat ditemui di DPRD Jatim kemarin.
Meski demikian, Edy memastikan seluruh jalan provinsi siap untuk dilintasi selama arus mudik dan balik. Dia menjamin kondisi jalan di Jatim rata-rata bisa dilalui dengan percepatan 60 kilometer per jam.
Hingga kini, pemprov masih melanjutkan perbaikan jalur-jalur provinsi. Saat ini DPUBM Jatim menerjunkan tim di sejumlah daerah yang banyak terdapat jalan berlubang. ’’Yang terakhir perbaikan di Blitar,’’ ucapnya.
Selama ini, pemeliharaan rutin jalan paling banyak ada di wilayah selatan. Terutama Pacitan dan Malang yang beberapa kali mengalami longsor. ’’Anggarannya banyak tersedot di wilayah selatan,’’ paparnya.
Tahun ini Jatim menganggarkan Rp 50 miliar guna pemeliharaan rutin jalan. Anggaran itu mencakup 1.421 kilometer panjang jalan yang menjadi kewenangan pemprov.
’’Jika ditemukan ada jalan yang berlubang, masyarakat diminta melapor ke DPUBM Jatim. Petugas akan datang dan memperbaiki,’’ katanya.
Perbaikan infrastruktur maupun fasilitas pendukung jalur-jalur mudik juga berlangsung di sejumlah daerah. Di jalur utama Lamongan–Surabaya, Pemkab Lamongan tengah berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) terkait usulan pemasangan warning light di ruas jalan nasional di Rejosari, Deket.
Seiring banyaknya kecelakaan di titik tersebut. ’’Kami berkoordinasi dulu dengan BBPJN,’’ kata Kabid Sarpras Dishub Lamongan Yoyok Kristianto.
Di Magetan, pemkab setempat juga tengah merampungkan perbaikan jalan mudik sepanjang 60 kilometer. Meliputi Jalan Madigondo–Gorang–Gareng, perbatasan Ponorogo–Parang–Lembeyan, perbatasan Ngawi, serta perbatasan Magetan–Wonogiri (Jateng). Jalur menuju objek wisata juga ditambal.
’’Kami kerahkan petugas dari empat UPTD (unit pelaksana teknis dinas) dan satu URC (unit reaksi cepat),’’ terang Kepala DPUPR Magetan Muhtar Wahid. (elo/mal/yan/hyo/fin/c12/ris)
KONDISI JALUR PROVINSI JELANG MUDIK
Panjang Jalan 1.421 kilometer
Berstatus Mantap

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
