Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 April 2024 | 19.42 WIB

Jadi Tersangka Korupsi, Bupati Sidoarjo Absen di Upacara Otda Surabaya

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali alias Gus Muhdlor memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (16/2)./ - Image

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali alias Gus Muhdlor memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (16/2)./

JawaPos.com–Surabaya menjadi tuan rumah dalam upacara Hari Otonomi Daerah. Seluruh bupati atau wali kota tingkat dua hadir diwajibkan untuk hadir. Namun, Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor absen.

Kepala daerah asal Sidoarjo itu diketahui menyandang status tersangka korupsi oleh Lembaga antirasuah KPK. Pantauan JawaPos.com, Gus Muhdlor tidak ada di barisan kepala daerah di upacara Otda di Surabaya pagi ini (25/4).

Sebelumnya, Kabag Pemberitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri menyatakan bahwa Gus Muhdlor ditetapkan sebagai tersangka korupsi pemotongan insentif ASN di Sidoarjo. Pemeriksaan perdana setelah menyandang status tersangka, Gus Muhdlor disebutkan sakit dan dirawat di RSUD Sidoarjo Barat.

”Tim Penyidik, telah menyiapkan penjadwalan pemanggilan ulang Jumat (3/5) bertempat di gedung Merah Putih KPK,” jelas Ali Fikri.

Surabaya menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan hari otonomi daerah 2024. Belasan kepala daerah hadir. Lebih kurang 15 kepala daerah menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha di Hari Puncak Otonomi Daerah, di Balai Kota Surabaya, Kamis (25/4).

Dari belasan kepala daerah yang mendapatkan penghargaan itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka absen alias tidak hadir dalam Hari Puncak Otonomi Daerah ke-28 tersebut. Yang terlihat mantu presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni Wali Kota Medan Muhammad Bobby Alif Nasution yang hadir dan menerima penghargaan itu.

Belasan nama kepala daerah disebut, kecuali Gibran terpilih sebagai Wakil Presiden 2024-2029 itu. Khofifah Indar Parawansa menjadi satu-satunya gubernur yang mendapatkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha.

Berikut 15 nama kepala daerah yang bakal disebut mendapatkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha.

  1. Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa.
  2. Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.
  3. Bupati Kulon Progo Sutedjo.
  4. Bupati Wonogori Joko Sutopo.
  5. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar.
  6. Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah.
  7. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta.
  8. Bupati Hulu Sungai Selatan Achmad Fikri.
  9. Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa.
  10. Wali Kota Medan Muhammad Bobby Alif Nasution.
  11. Wali Kota Serang Syafrudin.
  12. Wali Kota Bogor Bima Arya.
  13. Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka.
  14. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
  15. Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.
Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore