Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 April 2024 | 08.09 WIB

Angkasa Pura dan Pemkab Kediri Optimistis Penumpang di Bandara Dhoho Tetap Ramai usai Libur Lebaran, Begini Alasannya

Ruang tunggu di terminal Bandara Dhoho Kediri. - Image

Ruang tunggu di terminal Bandara Dhoho Kediri.

JawaPos.com-Puncak libur lebaran tahun ini telah usai. Kendati demikian, PT Angkasa Pura 1 tetap optimistis jumlah penumpang di Bandara Interanasional Dhoho Kediri akan tetap ramai. Indikatornya, load factor atau rasio perbandingan antara kapasitas terjual dengan kapasitas tersedia di tiap perjalanan pesawat, yang diharapkan tetap bagus.

Meski hanya bisa masuk di area luar terminal keberangkatan, para pengunjung sudah cukup puas bisa berswafoto di sana. Tak hanya datang sendiri, tidak sedikit masyarakat yang datang bersama rombongan.

Sementara itu, keyakinan akan ramainya bandara juga diungkapkan oleh Pemkab Kediri. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sukadi juga optimistis Bandara Kediri akan semakin ramai. Hal tersebut menurutnya tak lepas dari dukungan 14 kabupaten/kota di daerah Mataraman akan operasional sister airport di Jatim itu.

Sukadi kembali menyinggung surat edaran (SE) Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono terkait dukungan operasional Bandara Dhoho. Sebanyak 14 kabupaten/kota di eks Karesidenan Kediri dan eks Karesidenan Madiun, serta Pemkab Jombang dan Bojonegoro, diimbau untuk berangkat lewat Bandara Dhoho saat melakukan perjalanan dinas menggunakan pesawat. “Mereka (14 kabupaten/kota, Red) sudah diberi surat edaran agar ASN bisa berkontribusi,” terang Sukadi.

Untuk menunjukkan keseriusan dukungan akan operasional Bandara Dhoho, Adhy Karyono juga akan membuat memorandum of understanding bersama 14 kabupaten/kota tersebut. Selebihnya, belasan pemerintah daerah tersebut juga diminta mengoptimalkan pengolahan sektor pariwisatanya. Termasuk dengan menggelar event wisata lokal di daerah.

Seperti diberitakan, hingga minggu ketiga April ini baru pesawat Citilink yang membuka rute penerbangan Jakarta-Kediri dan Kediri Jakarta. Penerbangan juga hanya dilakukan dua kali dalam seminggu.

Meski demikian, Direktur Utama Citilink Dewa Kadek Rai optimistis pihaknya akan segera membuka penerbangan reguler di Bandara Dhoho alias penerbangan setiap hari. Jika di daerah lain biasanya baru berkembang sekitar enam bulan, Dewa yakin perkembangan Bandara Dhoho akan lebih cepat. Yakni, sekitar tiga bulan.

“Tidak menutup kemungkinan nanti kami juga akan membuka rute penerbangan lainnya dari Bandara Dhoho,” urai Dewa kepada saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta 5 April lalu atau jelang penerbangan perdana Citilink.

Seperti diberitakan, selain Citilink, sebenarnya ada dua maskapai yang sudah mendapat izin rute penerbangan di Bandara Dhoho dari Kementerian Perhubungan. Yakni, Super Air Jet dan Batik Air. Dua maskapai dari Lion Air grup itu mendapat izin rute yang bervariasi.

Batik Air mendapat izin rute penerbangan Kediri-Jakarta, Kediri-Bali, dan Kediri Palembang. Kemudian, Super Air Jet mendapat izin rute untuk Kediri-Banjarmasin, Kediri-Balikpapan, Kediri-Makassar, Kediri-Bali, dan Kediri Palembang.

Namun, hingga minggu ketiga April ini masih belum ada kejelasan terkait dimulainya penerbangan oleh dua maskapai tersebut. Jika penerbangan sudah dibuka, otomatis belasan juta penduduk dari 14 kabupaten/kota akan memiliki lebih banyak alternatif rute penerbangan ke berbagai daerah di Indonesia. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore