JawaPos.com - Operasi Ketupat Semeru 2024 resmi berlangsung mulai kemarin (3/3) hingga 16 April mendatang. Operasi tersebut digelar dalam rangka mengamankan arus mudik dan balik lebaran.
Polda Jawa Timur menargetkan zero accident atau nol angka kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2024.
"Target kami dalam operasi selama dua minggu ini kalau bisa zero (nol) kecelakaan," kata Kapolda Jatim Irjen Pol. Imam Sugianto seperti dikutip dari Antara.
Sebanyak 16 ribu lebih pasukan gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintahan dan pemangku pihak terkait akan dikerahkan dalam Operasi Ketupat Semeru 2024.
Pihaknya juga akan memperketat pengamanan lalu lintas karena berdasarkan prediksi Kementerian Perhubungan (Kemenhub), sekitar 193 juta pergerakan akan terjadi pada masa mudik Lebaran. Sekitar 31 juta diantaranya akan bergerak di Jatim.
Pihaknya pun telah menyiapkan sejumlah skema pengaturan lalu lintas di masa mudik dan libur lebaran nanti.
Ada beberapa titik rawan yang menjadi perhatian, antara lain di ruas Tol Ngawi khususnya KM498 yang mengarah ke Surabaya karena area tersebut merupakan titik rawan kecelakaan.
"Itu titik sering kecelakaan, sehingga masyarakat yang gunakan jalan tol akan kami paksa ke rest area, nanti ada petugas yang mengarahkan agar istirahat sejenak," ujarnya.
Selain itu, penyeberangan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi juga turut menjadi perhatian khusus. Untuk mengurai kemacetan, pihak PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Indonesia Ferry (Persero) atau ASDP telah menambah tiga armada.
Kawasan wisata juga tidak lepas dari atensi Polda Jatim, khususnya di Malang Raya, termasuk wilayah Bromo.
Pengamanan khusus disiapkan di kawasan wisata, termasuk aksesnya, untuk mengurai kemacetan, antara lain memberlakukan skema buka tutup.
"Contoh, sudah kita skenariokan kendaraan yang boleh masuk Tumpang - Bromo Hillside adalah 500, setelah masuk 500 menggunakan cek angka kita tutup, kemudian yang di dalam kita imbau segera kembali secepatnya setelah menikmati keindahan alam," tambahnya.
Demi kelancaran mudik, Kapolda juga mengimbau pengguna kendaraan pribadi agar selalu mematuhi rambu lalu lintas, mengecek kondisi kendaraan, serta menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. (*)