
KHILAF: Adi Laksamana disidang terkait skandal jual istri di Surabaya. (Dok Radar Surabaya)
JawaPos.com – Seorang Suami bernama Adi Laksamana Putra, 30 tahun, telah terlibat dalam sebuah skandal memilukan di mana dia menjual istrinya kepada seorang lelaki yang dikenal sebagai hidung belang, tanpa belas kasihan.
Kejadian ini terungkap ketika Adi menggunakan media sosial (medsos) untuk menawarkan jasa istrinya, Rit, dengan harga Rp 500 ribu untuk setiap pertemuan.
Melansir Radar Surabaya (JawaPos Grup), menurut keterangan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dwi Hartanta dan Agus Budiarto, pada bulan Maret 2023, Adi meminta Rit untuk ditawarkan kepada lelaki hidung belang.
Meskipun awalnya sang Rit menolak rencana suaminya karena memikirkan anak-anaknya, karena kondisi ekonomi keluarga yang tidak stabil, dia akhirnya setuju untuk melayani lelaki tersebut.
“Awalnya istrinya tidak mau berhubungan sama orang lain. Berhubung untuk kebutuhan ekonominya, sehingga mau melakukan hubungan badan dengan orang lain,” kata jaksa Agus Budiarto di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (25/3).
Pada 2 Desember 2023, sekitar pukul 12.00, Adi membawa Rit ke salah satu hotel di Jalan Diponegoro, Surabaya. Di sana, mereka menarik minat seorang pelanggan, Wid, yang tertarik dengan tawaran tersebut. Rit kemudian melakukan hubungan badan dengan Wid di kamar nomor 505.
Namun, peristiwa tragis menimpa mereka ketika sekitar 25 menit kemudian, pintu kamar diketuk oleh anggota Ditreskrimum Polda Jatim. Keduanya pun terciduk saat melakukan skandal tersebut.
Adi, didampingi oleh penasihat hukumnya, Viktor A Sinaga, mengklaim bahwa dia terpaksa menjual istrinya karena tekanan ekonomi yang dialaminya.
Dia mengakui bahwa ini bukanlah kali pertama mereka melakukan hal tersebut. Pertama kalinya, Adi menawarkan istrinya kepada lelaki hidung belang.
Kali kedua, Rit secara langsung menawarkan dirinya sendiri tanpa sepengetahuan Adi. Tarif pertama ditetapkan sebesar Rp 500 ribu, sedangkan Rit menetapkan tarif sebesar Rp 1 juta.
Viktor, penasihat hukum Adi, menyatakan keprihatinannya terhadap tindakan ini mengingat ketiga anak pasangan tersebut masih sangat kecil. Dia berpendapat bahwa Rit juga seharusnya dihukum, tetapi hanya Adi yang ditahan.
“Saya sangat prihatin terhadap perbuatannya karena ketiga anaknya masih kecil-kecil semuanya. Seharusnya istrinya juga ditahan namun hanya terdakwa yang ditahan,” ungkap Viktor.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
