Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Maret 2024 | 19.37 WIB

Sempat Terdampak Gempa Bawean, Jembatan Suramadu Kini Dipastikan dalam Kondisi Aman

SUDAH DICEK: Aktivitas lalu lintas di Jembatan Suramadu yang menyambungkan Pulau Jawa dengan Pulau Madura, Minggu (24/3). - Image

SUDAH DICEK: Aktivitas lalu lintas di Jembatan Suramadu yang menyambungkan Pulau Jawa dengan Pulau Madura, Minggu (24/3).

JawaPos.com - Gempa Bawean sempat berdampak pada titik bentang tengah Jembatan Suramadu. Guncangan keras yang bersumber dari laut itu pun menimbulkan kepanikan para pengendara hingga membuat arus lalu lintas berhenti selama beberapa menit pada Jumat (22/3) pekan lalu.

Beruntung, tidak ada korban jiwa atau kerugian material dalam peristiwa tersebut.

Untuk mengetahui kondisi jembatan penghubung Pulau Jawa dengan Pulau Madura itu, pengecekan pun dilakukan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali.

Kepala Satuan Kerja Preservasi Jalan Bebas Hambatan Jembatan Suramadu Andi Nugroho Jati mengatakan, pemeriksaan dilakukan sejak sehari setelah gempa (23/3). Pengecekan berawal dari bentang tengah jembatan.

Dimulai pada bagian atas. Melihat video amatir yang beredar di berbagai platform, gempa magnitudo 6,5 di perairan dekat Pulau Bawean, Gresik, pada Jumat (22/3) sore lalu itu menimbulkan guncangan pada titik bentang tengah jembatan.

Dalam video tersebut, terlihat material jembatan bergoyang. Di antaranya, lampu penerangan jalan umum (PJU), infrastruktur jalan, dan tiang penyangga jembatan. Karena itu, untuk mengetahui kondisi Jembatan Suramadu, seluruh tiang penyangga di bentang tengah diperiksa.

Hasilnya, dipastikan tidak ada material tiang yang rusak. Seperti patah, melengkung, atau adanya material baut yang terlepas. Semuanya dalam kondisi normal dan aman. ”Nggak ada yang rusak. Begitu pun tiang PJU. Masih aman dan berfungsi normal,” kata Andi kemarin (24/3).

Demikian pula kondisi struktur fondasi pada bagian bawah jembatan. Menggunakan perahu, petugas mengecek bagian bawah untuk memastikan tidak ada tiang fondasi yang rusak atau mengalami keretakan. ”Begitu pula pada tingkat kekerasan aspal,” ujarnya.

Walaupun ditemukan sebagian aspal rusak, itu bukan disebabkan gempa. Melainkan akibat beban kendaraan yang melintas. Perbaikan infrastruktur pun telah dimasukkan agenda pemeliharaan rutin setiap tahunnya.

Andi menambahkan, saat ini pihaknya juga mengecek area sambungan jalan. Dia menyebut, meskipun terjadi guncangan, infrastruktur jembatan dibuat elastis. ”Sehingga walaupun terjadi pergerakan, kondisi jembatan akan kembali normal,” katanya. (ian/c7/ttg)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore