
HANCUR: Warga melintasi masjid yang ambruk di Dusun Baik Bakgunung, Desa Gunungteguh, Sangkapura, Bawean, Gresik, Minggu (24/3). Sebanyak 4.085 rumah dan 138 rumah ibadah rusak.
JawaPos.com – Aktivitas masyarakat di wilayah Kepulauan Bawean berangsur normal pascagempa pada Jumat (22/3) lalu. Meski demikian, mayoritas warga masih merasa khawatir akan adanya gempa susulan. Mereka memilih tinggal di posko maupun tenda pengungsian, khususnya menjelang tidur malam.
Gempa bermagnitudo 6,5 itu dirasakan di hampir seluruh wilayah Jawa Timur. Mulai dari Gresik, Lamongan, Tuban, hingga Surabaya. Namun, dari seluruhnya, kawasan Pulau Putri –sebutan Bawean– menjadi wilayah terdampak paling parah. Pemkab Gresik pun menetapkan status tanggap darurat selama satu minggu.
”Selama itu, seluruh kebutuhan dasar maupun logistik para pengungsi akan terus kami suplai,” ungkap Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto saat meninjau posko pengungsian di Desa Suwari, Kecamatan Sangkapura, Gresik, kemarin (24/3).
Alumnus Akmil 1989 itu menegaskan, seluruh kebutuhan kedaruratan akan dipenuhi. Demikian halnya dengan sukarelawan yang terdiri atas unsur medis, psikolog, dan tim tanggap darurat lainnya. ”Semuanya sudah siap dan dalam perjalanan, sebagian lainnya juga sudah sampai. Kendala hanya akses lokasi yang cukup jauh,” ungkapnya.
Data yang dihimpun BPBD Gresik pada Sabtu (23/3), setidaknya terdapat 2.430 rumah mengalami rusak ringan, 1.008 rumah rusak sedang, dan 647 rumah rusak berat. Masing-masing tersebar di wilayah Kecamatan Tambak dan Sangkapura. ”Berdasar pengalaman penanganan kebencanaan di tempat lain, jumlahnya bisa terus bertambah. Sehingga saat ini tim akan terus bergerak melakukan update data,” bebernya.
Pemerintah pusat akan menyiapkan anggaran untuk ganti kerugian sesuai kategori kerusakan. Mulai dari Rp 60 juta untuk rusak berat, Rp 30 juta untuk rusak sedang, hingga Rp 15 juta untuk rusak ringan. ”Begitu pula untuk perbaikan sektor fasilitas umum dan layanan publik. Nantinya akan terus dimatangkan oleh pemerintah daerah,” ujarnya. Tahapan tersebut setidaknya bisa berjalan setelah masa tanggap darurat selesai.
”Per hari ini (kemarin, Red) sudah terjadi 229 kali gempa susulan dan skalanya terus mengecil. Namun, yang penting untuk dipahami bahwa tidak ada potensi tsunami. Hasil dari berbagai analisis, teknologi, dan ilmu pengetahuan BMKG,” terangnya.
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono menyatakan, proses perbaikan segera dilakukan. ”Sektor mana saja yang tidak tersentuh oleh anggaran dari pusat akan kami cover. Baik pemerintah provinsi maupun Kabupaten Gresik,” terangnya.
Dia juga memastikan layanan publik akan terus berjalan. Khususnya pada sektor kesehatan dan pendidikan. Demikian pula persiapan menjelang Hari Raya Idul Fitri. ”Kami akan menyiapkan program mudik gratis. Termasuk penambahan armada di wilayah kepulauan. Salah satunya tentu bagi masyarakat Bawean,” ucapnya.
Sementara itu, gempa Bawean mengakibatkan 3 orang harus dirujuk ke RSUD Ibnu Sina pada Sabtu (23/3) menggunakan kapal penyeberangan. Mereka tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa terjadi. Salah seorang korban, KAT, merupakan bayi yang masih berusia 1 tahun. Bayi asal Sangkapura tersebut mengalami cedera ringan pada bagian kepala. Sedangkan dua korban lainnya merupakan warga Tambak, Bawean. Yaitu, NH yang mengalami patah tulang pada kaki sebelah kanan dan AM yang jari kaki kirinya patah.
Mereka dirujuk ke RSUD Ibnu Sina oleh RSUD Umar Masud, Bawean. ”Kita siap menerima korban yang perlu penanganan lebih lanjut,” tutur Soni, direktur RSUD Ibnu Sina. (yog/leh/c17/oni)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
