
ILUSTRASI. Aksi pelaku curanmor terekam CCTV tetangga korban.
JawaPos.com – Komplotan pelaku pencurian motor (curanmor) berhasil gasak sepeda motor Honda Vario 150 dengan nomor polisi L 6855 KQ berwarna hitam doff yang dimiliki oleh Dedi Tri Wahyudi di depan rumahnya di Jalan Dukuh Kupang Timur XV, Surabaya, pada Kamis (14/3) sekitar pukul 18.26 WIB.
Tindakan para pelaku terekam oleh salah satu kamera pengawas yang dipasang oleh tetangga korban. Berdasarkan rekaman CCTV, diduga ada empat orang pelaku curanmor yang melakukan aksi kejahatan tersebut pada saat waktu berbuka puasa.
Dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Dedi Tri Wahyudi, pemilik sepeda motor, menjelaskan bahwa sepeda motornya awalnya diparkir di teras depan rumah kontrakannya dan sudah dikunci setir.
Ketika ia pulang dari masjid sekitar pukul 18.10 untuk berbuka puasa, sepeda motor masih berada di teras depan rumah. Namun, ketika ia keluar sekitar pukul 18.30 setelah berbuka puasa, sepeda motornya sudah hilang.
"Sekitar pukul 18.30 habis buka saya keluar, motor sudah tidak ada," ujarnya, Jumat (15/3).
Setelah mengetahui kejadian tersebut, Dedi bertanya kepada beberapa tetangga dan meminta rekaman kamera pengawas dari rumah salah satu tetangganya.
Dari rekaman CCTV tersebut, terlihat bahwa para pelaku pencuri motor tersebut diduga beraksi antara pukul 18.24 hingga pukul 18.27. "Dari gerak-gerik ditengarai ada dua motor masuk di waktu pukul 18.24 hingga pukul 18.27. Pelaku berjumlah empat orang menggunakan dua motor," ungkapnya.
Menurut Dedi, para pelaku berhasil mencuri sepeda motor hanya dalam waktu sekitar satu menit, mulai dari pukul 18.26 hingga 18.27. Setelah berhasil mencuri motor, para pelaku melarikan diri menggunakan tiga sepeda motor sekitar pukul 18.27.
Namun disayangkan, jenis motor dan nomor polisi dari kendaraan para pelaku curanmor tersebut tidak terlihat dengan jelas karena CCTV di rumah tetangganya tidak cukup terang dan tidak menyorot ke luar.
Kondisi minim penerangan di jalan juga menjadi faktor penghambat dalam mengidentifikasi para pelaku pencurian motor tersebut. Dedi menambahkan bahwa kerugian akibat kejadian tersebut hanya sebatas hilangnya sepeda motor, tanpa ada barang berharga di dalam joknya.
"Kerugian motor saja, di jok tidak ada barang berharga," terangnya.
Kasus pencurian sepeda motor ini telah dilaporkan oleh Dedi ke Polsek Sawahan, meskipun masih ada beberapa kekurangan dalam berkas laporannya. Dedi juga mengungkapkan bahwa kejadian pencurian sepeda motor di Dukuh Kupang Timur dan Barat sering terjadi.
"Untuk kejadian pencurian motor di Dukuh Kupang Timur dan Barat sering kejadian," bebernya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
