Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Maret 2024 | 23.13 WIB

Nahas! Gagal Nyalip, Seorang Pemotor Tewas dalam Insiden Kecelakaan Maut di Jalan Mastrip Surabaya

Korban (pemotor) tergeletak tewas di TKP/Dok Radar Surabaya - Image

Korban (pemotor) tergeletak tewas di TKP/Dok Radar Surabaya

JawaPos.com - Seorang pengendara motor Honda Vario dengan nomor polisi W 5367 BT meninggal dunia setelah terlibat dalam kecelakaan dengan mobil Toyota Innova nomor polisi W 1423 XO.

Dari informasi yang beredar, pengendara motor Honda Vario disebutkan gagal menyalip mobil Toyota yang dikemudikan oleh Saim, seorang warga Jalan Kutisari Utara II, Surabaya.

Dilansir dari Radar Surabaya (JawaPos grup), kecelakaan maut tersebut terjadi di Jalan Mastrip, Warugunung, Karangpilang, Surabaya, pada hari Senin (11/3).

Korban yang meninggal adalah M Zidhan Arif Fathur, seorang pemuda berusia 19 tahun dan diketahui sebagai warga Jalan Wates RT 07 RW 02, Kelurahan Cangkir, Driyorejo, Gresik.

Selain menyebabkan kematian korban, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerusakan parah pada kedua kendaraan yang terlibat.

Menurut Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, Iptu Suryadi, kecelakaan ini terjadi ketika pengendara motor sedang melaju dari arah timur ke barat di Jalan Mastrip, Warugunung, sekitar pukul 11.00.

Saat melewati area di depan Masjid Baitul Salam, pengendara motor mencoba untuk menyalip kendaraan di depannya dari sisi kanan.

Namun, sayangnya, saat itu pengendara motor kehabisan ruang gerak dan berbenturan dengan mobil Toyota Innova yang dikemudikan oleh Saim.

Akibat benturan yang keras, motor yang dikendarai oleh korban terpental dan mengalami kerusakan parah di bagian depannya. Sementara itu, mobil Toyota Innova juga mengalami kerusakan yang signifikan.

Dampak dari kecelakaan tersebut, korban mengalami luka serius di kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Korbannya pengendara motor luka di kepala dan meninggal dunia di TKP," ujarnya.

Setelah menerima laporan, anggota Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dan mengidentifikasi korban.

Mereka juga meminta keterangan dari saksi-saksi yang ada. Selanjutnya, mayat korban dievakuasi ke RSUD dr Soetomo untuk dilakukan visum. Sementara itu, kedua kendaraan diamankan sebagai barang bukti kecelakaan.

Dia menambahkan bahwa faktor manusia menjadi penyebab utama kecelakaan ini, karena kurang berhati-hati dan tidak memberikan ruang yang cukup saat melakukan manuver menyalip.

"Penyebab kecelakaan faktor manusia. Kurang hati-hati dan tidak cukup ruang saat menyalip," ucapnya. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore