
Korban (pemotor) tergeletak tewas di TKP/Dok Radar Surabaya
JawaPos.com - Seorang pengendara motor Honda Vario dengan nomor polisi W 5367 BT meninggal dunia setelah terlibat dalam kecelakaan dengan mobil Toyota Innova nomor polisi W 1423 XO.
Dari informasi yang beredar, pengendara motor Honda Vario disebutkan gagal menyalip mobil Toyota yang dikemudikan oleh Saim, seorang warga Jalan Kutisari Utara II, Surabaya.
Dilansir dari Radar Surabaya (JawaPos grup), kecelakaan maut tersebut terjadi di Jalan Mastrip, Warugunung, Karangpilang, Surabaya, pada hari Senin (11/3).
Korban yang meninggal adalah M Zidhan Arif Fathur, seorang pemuda berusia 19 tahun dan diketahui sebagai warga Jalan Wates RT 07 RW 02, Kelurahan Cangkir, Driyorejo, Gresik.
Selain menyebabkan kematian korban, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerusakan parah pada kedua kendaraan yang terlibat.
Menurut Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, Iptu Suryadi, kecelakaan ini terjadi ketika pengendara motor sedang melaju dari arah timur ke barat di Jalan Mastrip, Warugunung, sekitar pukul 11.00.
Saat melewati area di depan Masjid Baitul Salam, pengendara motor mencoba untuk menyalip kendaraan di depannya dari sisi kanan.
Namun, sayangnya, saat itu pengendara motor kehabisan ruang gerak dan berbenturan dengan mobil Toyota Innova yang dikemudikan oleh Saim.
Akibat benturan yang keras, motor yang dikendarai oleh korban terpental dan mengalami kerusakan parah di bagian depannya. Sementara itu, mobil Toyota Innova juga mengalami kerusakan yang signifikan.
Dampak dari kecelakaan tersebut, korban mengalami luka serius di kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Korbannya pengendara motor luka di kepala dan meninggal dunia di TKP," ujarnya.
Setelah menerima laporan, anggota Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dan mengidentifikasi korban.
Mereka juga meminta keterangan dari saksi-saksi yang ada. Selanjutnya, mayat korban dievakuasi ke RSUD dr Soetomo untuk dilakukan visum. Sementara itu, kedua kendaraan diamankan sebagai barang bukti kecelakaan.
Dia menambahkan bahwa faktor manusia menjadi penyebab utama kecelakaan ini, karena kurang berhati-hati dan tidak memberikan ruang yang cukup saat melakukan manuver menyalip.
"Penyebab kecelakaan faktor manusia. Kurang hati-hati dan tidak cukup ruang saat menyalip," ucapnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
