
Kasatreskrim Polres Gresik saat ditemui oleh wartawan. (Istimewa)
JawaPos.com – Satuan Reskrim Polres Gresik terus berusaha mengungkap kasus pembacokan yang terjadi di Jalan Panglima Sudirman dekat Mie Gacoan. Meskipun pelaku masih belum teridentifikasi, polisi menduga bahwa motif dendam menjadi kuat sebagai pemicu aksi tersebut.
Dikutip dari Radar Surabaya (JawaPos Grup) Rabu (28/2),Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Gresik, AKP Aldhino Prima Wirdhan, menyatakan bahwa tim Resmob Polres Gresik masih mengumpulkan bukti-bukti.
Mereka telah melakukan penyelidikan di tempat kejadian termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar area tersebut untuk mengidentifikasi pelaku.
Wirdhan, yang merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 2015, menjelaskan bahwa tindakan para pelaku tersebut terasa aneh dan tidak wajar.
Para pelaku, setelah melukai korban, langsung pergi dari tempat kejadian tanpa melakukan perampokan atau pencurian barang apapun milik korban.
“Bisa jadi karena ada motif dendam atau niat menciderai. Dari keterangan korban, tidak ada barang yang hilang atau dicuri,” jelas Kasatreskrim.
Sebelum melakukan aksi mereka, para pelaku bahkan memanggil nama korban, yang menyebabkan korban memperlambat laju motornya.
"Pihak kami masih menggali keterangan lainnya. Untuk menyimpulkan motif para pelaku, " imbuhnya.
Sebelumnya, dilaporkan bahwa dua pengendara motor menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal di depan Mie Gacoan di Jalan Raya Panglima Sudirman, Kecamatan Gresik Kota.
Korban, M Rizqi Adi Prasetyo, 22 tahun, warga Dusun Tulung RT 01 RW 03 Desa Pendowokumpul, Kabupaten Lamongan, dan temannya M Imam Suntoro, dibacok saat kembali dari ngopi pada hari Minggu (25/2) sekitar pukul 04.30 WIB.
Akibat insiden tersebut, M Rizki Adi mengalami luka sobek di lengan kanannya karena dibacok oleh pelaku, sedangkan temannya Imam Suntoro terkena sabetan di punggung kanan hingga bajunya robek. Keduanya saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Petrokimia Gresik.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
