Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Februari 2024 | 00.35 WIB

Seorang Warga Balas Krumpik Wiyung Diserang Geng Remaja Surabaya, Korban Alami Luka di Kepala

Korban geng motor di Jalan Balas Krumpik. (Radar Surabaya) - Image

Korban geng motor di Jalan Balas Krumpik. (Radar Surabaya)

JawaPos.com - Rio Ananda, seorang warga berusia 23 tahun dari Balas Klumprik, RT 04, Wiyung, Surabaya, dilaporkan telah menjadi korban penyerangan oleh sekelompok remaja di area Jalan Balas Klumprik Gang PDAM, Wiyung, Surabaya pada Jumat (23/2) dini hari.

Akibat serangan tersebut, Rio Ananda harus dibawa ke Rumah Sakit Siti Khadijah, Sepanjang, Taman, Sidoarjo karena mengalami luka robek di pelipis kirinya akibat terkena sabetan senjata tajam.

Menurut informasi yang diperoleh Radar Surabaya (JawaPos Grup) Minggu (25/2), peristiwa tersebut dimulai ketika sekelompok remaja yang berkendara motor melintas di Jalan Balas Klumprik Gang PDAM, Wiyung, sekitar pukul 02.30.

Mereka mengendarai empat unit motor dengan tiga penumpang sambil memainkan gas motor atau ‘bleyer-bleyer’.

Ketika itu, mereka disuruh berhenti oleh warga agar tidak memainkan gas motor. Namun, diduga mereka tidak menerima teguran tersebut dan terlibat dalam pertengkaran dengan warga setempat.

Para pelaku kemudian menarik pedang dan terjadi bentrok dengan warga. Sebagai hasilnya, Rio Ananda mengalami luka di pelipis kirinya akibat sabetan senjata tajam.

Setelah kejadian, para pelaku melarikan diri dengan mengendarai motor menuju ke arah utara.

Kapolsek Wiyung, Kompol Gandi Dharma Yudanto, menyatakan bahwa setelah menerima laporan dari warga, anggota Polsek Wiyung segera mendatangi lokasi kejadian di Jalan Balas Klumprik Gang PDAM pada Jumat dini hari.

Di tempat kejadian, banyak warga yang telah berkumpul. Polisi kemudian mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan ketua RT setempat.

Menurut Kapolsek, akibat kejadian tersebut, seorang warga diduga menjadi korban dengan luka di pelipis kirinya akibat sabetan senjata tajam.

Gandi menyatakan bahwa penyelidikan terhadap para pelaku masih berlangsung dan diduga ada sekitar 12 pemuda yang terlibat, yang semuanya mengendarai empat unit motor jenis matik.

"Pelaku sedang dalam penyelidikan," ujar Gandi kepada Radar Surabaya, Jumat (23/2).

"Mohon waktu. Kita masih lidik," pungkasnya. 

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore