Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Februari 2023 | 03.51 WIB

Cegah Kenakalan Remaja, Pemkot Surabaya Bentuk Duta Trantibum

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bentuk duta untuk mencegah balap liar hingga keterlibatan anak-anak minum minuman keras. Pemkot Surabaya untuk JawaPos - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bentuk duta untuk mencegah balap liar hingga keterlibatan anak-anak minum minuman keras. Pemkot Surabaya untuk JawaPos

JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membentuk Duta Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum), Selasa (31/1). Pembentukan Duta Trantibum dari pelajar Kota Surabaya tersebut, sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan mencegah kenakalan remaja.

Wali Kota Eri Cahyadi mengajak para pelajar dari jenjang SD hingga SMA sederajat itu menjadi bagian dalam menjaga Surabaya. Hal tersebut dapat mulai dilakukan dengan menanamkan dalam hati rasa cinta terhadap kota dan negara.

”Cinta terhadap negara dan kota merupakan bagian dari Iman, Hubbul Wathon Minal Iman. Karena kalau sudah tidak cinta kepada negara, berkurang cintanya kepada kotanya, akhirnya lahirlah perbuatan yang menjadi tidak menyenangkan,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Eri meyakini para pelajar yang dilantik menjadi Duta Trantibum, merupakan anak-anak yang memiliki rasa cinta terhadap kota dan negara. Jika sudah dikukuhkan, para pelajar itu diharapkan dapat mencegah perbuatan atau tindakan yang dilarang, khususnya di lingkungan sekolah.

”Karena perbuatan yang dilarang itu pasti menjadikan kota kita tidak aman. Kalau sudah minum-minuman keras, akan menjadi gelap, dia pasti melakukan kejahatan,” ujar Eri.

Menurut dia, Duta Trantibum juga harus berani menyampaikan pendapat. Demikian pula harus berani menegur dengan cara-cara santun ketika ada teman yang melakukan perbuatan dilarang. ”Anak-anakku harus berani menyampaikan di sekolahnya. Kalau misalnya ada teman yang merokok di sekolah, harus berani menegur dengan cara yang santun,” kata Cak Eri sapaan lekat Wali Kota Surabaya.

”Anak-anakku harus menjadi orang yang punya karakter, harus menjadi orang yang punya keberanian dalam menyampaikan pendapat. Harus berani juga menegur teman ketika ada yang melakukan perbuatan dilarang, kalau tidak bisa, sampaikan kepada gurunya,” tutur dia.

Wali kota berharap, kehadiran Duta Trantibum di masing-masing sekolah dapat mencegah berbagai macam kenakalan remaja. Baik itu mencegah balap liar, tawuran, minum-minuman keras, narkoba, maupun pergaulan bebas.

”Saya yakin anak-anakku yang menjadi Duta Trantibum adalah anak-anak yang memiliki akhlakul karimah, memiliki kemampuan lebih dibandingkan yang lain. Karena itu, ajak teman-teman untuk menjauhi perbuatan-perbuatan yang tidak baik, insya Allah kota ini juga akan terjaga,” ujar Eri.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore