Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Januari 2023 | 19.49 WIB

Korban Kanjuruhan Masih Trauma ke Makam dan Tak Mau Ganti Warna Rambut

Mistaudin, salah seorang keluarga korban tragedi Kanjuruhan. Dimas Nur Apriyanto/JawaPos.com - Image

Mistaudin, salah seorang keluarga korban tragedi Kanjuruhan. Dimas Nur Apriyanto/JawaPos.com

JawaPos.com–Mistaudin, salah seorang keluarga korban tragedi Kanjuruhan tak bisa mengubur kenangan bersama putrinya, Nafisatul begitu saja. Tiga hari sebelum putri sulungnya itu pergi untuk selama-lamanya, dia sempat mewarnai rambut bersama.

Di tengah-tengah cerita, Udin, sapaan akrab Mistaudin, menghentikan suaranya. Kedua matanya mendadak merah. ”Ya masih kangen sampai sekarang kalau lihat foto Nafis,” kata Mistaudin sembari membuka handphone.

Nafis pamit ke kedua orang tuanya untuk pergi menyaksikan pertandingan bola di Stadion Kanjuruham kala itu. Dia tak sendiri. Nafis bersama kekasihnya, panggilannya Mas El. Tak dinyana, kepergian Nafis sore itu kali terakhir bagi Udin untuk menyentuh tangan putrinya tersebut.

Hingga kini, ketika mengingat Nafis, dada Mistaudin tiba-tiba berat. Napasnya menjadi terengah-engah. Menahan rindu.

”Kalau saya belum makan, Nafis suka beli makanan online. Ibunya juga dibelikan,” kenang Udin.

Warna rambut blonde yang telah memudar perlahan tetap dipertahankan Udin. Saat ke tukang cukur, dia hanya meminta untuk dicukur sedikit.

”Ini kenangan terakhir saya bersama Nafis. Seminggu sekali saya ke makam Nafis, kalau istri sampai sekarang belum berani karena pasti pingsan,” tutur Mistaudin.

Udin hanya berharap persidangan berjalan secara adil. Putusan hakim menjadi hal yang paling dinanti Udin dan keluarga korban lain.

Sidang perdana Kanjuruhan dimulai Senin (16/1) sekitar pukul 10.15. Sidang berlangsung online. Tidak ada terdakwa yang dihadirkan di ruang sidang. Pengunjung di ruang sidang pun dibatasi. Majelis hakim tak menginginkan pengunjung berdiri di ruang sidang.

Tragedi Kanjuruhan menyeret lima orang sebagai terdakwa. Kelima terdakwa itu yakni Ketua Panpel Arema Arema FC Abdul Haris, Security Officer Suko Sutrisno, Danki 3 Brimob Polda Jatim AKP Hasdarmawan, Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto, dan Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmad akan masuk ke meja hijau pada sidang perdana.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore