
Mistaudin, salah seorang keluarga korban tragedi Kanjuruhan. Dimas Nur Apriyanto/JawaPos.com
JawaPos.com–Mistaudin, salah seorang keluarga korban tragedi Kanjuruhan tak bisa mengubur kenangan bersama putrinya, Nafisatul begitu saja. Tiga hari sebelum putri sulungnya itu pergi untuk selama-lamanya, dia sempat mewarnai rambut bersama.
Di tengah-tengah cerita, Udin, sapaan akrab Mistaudin, menghentikan suaranya. Kedua matanya mendadak merah. ”Ya masih kangen sampai sekarang kalau lihat foto Nafis,” kata Mistaudin sembari membuka handphone.
Nafis pamit ke kedua orang tuanya untuk pergi menyaksikan pertandingan bola di Stadion Kanjuruham kala itu. Dia tak sendiri. Nafis bersama kekasihnya, panggilannya Mas El. Tak dinyana, kepergian Nafis sore itu kali terakhir bagi Udin untuk menyentuh tangan putrinya tersebut.
Hingga kini, ketika mengingat Nafis, dada Mistaudin tiba-tiba berat. Napasnya menjadi terengah-engah. Menahan rindu.
”Kalau saya belum makan, Nafis suka beli makanan online. Ibunya juga dibelikan,” kenang Udin.
Warna rambut blonde yang telah memudar perlahan tetap dipertahankan Udin. Saat ke tukang cukur, dia hanya meminta untuk dicukur sedikit.
”Ini kenangan terakhir saya bersama Nafis. Seminggu sekali saya ke makam Nafis, kalau istri sampai sekarang belum berani karena pasti pingsan,” tutur Mistaudin.
Udin hanya berharap persidangan berjalan secara adil. Putusan hakim menjadi hal yang paling dinanti Udin dan keluarga korban lain.
Sidang perdana Kanjuruhan dimulai Senin (16/1) sekitar pukul 10.15. Sidang berlangsung online. Tidak ada terdakwa yang dihadirkan di ruang sidang. Pengunjung di ruang sidang pun dibatasi. Majelis hakim tak menginginkan pengunjung berdiri di ruang sidang.
Tragedi Kanjuruhan menyeret lima orang sebagai terdakwa. Kelima terdakwa itu yakni Ketua Panpel Arema Arema FC Abdul Haris, Security Officer Suko Sutrisno, Danki 3 Brimob Polda Jatim AKP Hasdarmawan, Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto, dan Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmad akan masuk ke meja hijau pada sidang perdana.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
